Breaking News:

Belum Terima Surat Penahanan, BKN Siantar Belum Berhentikan Pimpinan Diskominfo

Penahanan keduanya dilaksanakan di Polsek Siantar Marihat setelah lebih dari setahun berdinas dengan status tersangka.

TRIBUN MEDAN/ALIJA
POSMA Sitorus saat dibawa ke Mapolres Pematangsiantar untuk mengurus administrasi penitipan penahanannya ke Polsek Siantar Marihat. 

TRI BUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pematangsiantar belum memutuskan pemberhentian untuk dua pejabat di Diskominfo, yang pada Kamis (23/7/2020) kemarin, telah ditahan oleh Pidsus Kejaksaan Negeri Pematangsiantar.

Keduanya, adalah Posma Sitorus selaku Kepala Dinas dan Acai Sijabat selaku Sekretaris Kominfo.

Plt Kepala BKD Heryanto Siddik mengatakan, pemberhentian kedua pejabat di atas memiliki prosedur yang ditaati. BKD menanti surat resmi penahanan dari Kejaksaan Negeri Pematangsiantar.

"Kita masih menunggu surat resmi penahanannya. Menurut peraturan BKN No 3 Tahun 2020, kita harus ada salinan resmi dari pejabat yang berwenang, dalam hal ini kejaksaan, baru bisa ditindak untuk diberhentikan dari jabatan sementara," ujar Siddik dari panggilan telepon, Kamis (23/7/2020) sore.

Hanya saja, ujar Siddik, pagi tadi sudah ada kordinasi dengan kejaksaan agar surat resmi penahanan terhadap Posma Sitorus dan Acai Sijabat diterbitkan segera, agar BKN dapat mengambil sikap.

Kasus Korupsi Gatot Pujo Nugroho Seret Banyak Orang, Sudah 50 Mantan DPRD Sumut Divonis

"Kita tadi berkoordinasi dengan kejaksaan, dari mereka bilang akan menerbitkan (surat penahanan) segera," ujar Siddik.

Perlu diketahui, selain Acai dan Posma yang tersandung kasus korupsi, dua nama lain pejabat di lingkungan Pemko Pematangsiantar juga tengah mendekam di jeruji besi.

Mereka adalah Mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Adyaksa Purba dan bendaharanya Erni Zendrato.

Khusus Acai dan Posma sendiri ditahan dalam proyek pengadaan jasa internet (bandwidth) pada proyek anggaran tahun 2017.

Dari audit BPKP, negara merugi sebesar Rp 450 juta dari proyek senilai Rp 726 juta.

Bandwidth itu diperoleh dari PT Tensi bekerjasama dengan Sinar Kasindo dalam program Smart City Pemko Pematangsiantar.

Jaksa Akhirnya Penjarakan Kadiskominfo Siantar Setelah Kasus Korupsinya Lama Mengendap

Penahanan keduanya dilaksanakan di Polsek Siantar Marihat setelah lebih dari setahun berdinas dengan status tersangka.

"Tadinya di Polres, namun karena penuh, kedua kita antar ke Polsek Siantar Marihat. Kalau ke Rutan, sesuai protokol Covid-19, itu hanya untuk yang sudah diputuskan pengadilan," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, Herrus Batubara, sebelumnya.

Dikatakan Herrus, kemungkinan tersangka lain dalam kasus ini baru akan dilihat usai kedua tersangka dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Medan.

"Kalau dalam fakta persidangan akan ada mengarah ke yang lain, mungkin kita akan lakukan penyelidikan kembali," ujarnya.(mag/tri bun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved