Breaking News:

Politisi Sumut Terjerat Kasus Korupsi

Putri Japorman Saragih Buka Suara Terkait Penahanan Ayahnya, Terjerat Kasus Suap Mantan Gubernur

Indonesia adalah negara hukum. Sebagai warga negara yang baik, kita harus tunduk dan taat terhadap hukum,"

Dok/T r i b u n-Medan.com/Ayu Prasandi
Meryl Rouli Saragih, 

T R I B U N-MEDAN.com, MEDAN -  

Anak Japorman Saragih, Meryl Rouli Saragih akhirnya buka suara terkait penahanan terhadap ayahnya sebagai tersangka kasus suap mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. 

Meryl yang saat ini juga menjabat sebagai anggota DPRD Sumut periode 2019-2024 ini menyebutkan bahwa dirinya menghormati proses hukum yang menjerat ayahnya. 

Japorman Saragih
Japorman Saragih (T r i b u n-Medan.com)

"Indonesia adalah negara hukum. Sebagai warga negara yang baik, kita harus tunduk dan taat terhadap hukum," tuturnya saat dikonfirmasi T r i b u n-medan.com, Kamis (23/7/2020). 

Putri ketiga dari dari eks Ketua DPD PDIP Sumut juga menegaskan proses hukum tersebut harus tetap berjalan. 

"Kita jalani dan hormati proses hukum yang sedang berlangsung," pungkas wanita 30 tahun tersebut. 

Sebelumnya Japorman Saragih bersama 10 anggota dewan lainnya telah dilakukan penahanan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan, Rabu (22/7/2020). 

Ke-11 mantan legislator itu ditahan usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait fungsi dan kewenangan DPRD Sumatera Utara (Sumut).

"Setelah melakukan proses penyidikan, KPK menahan 11 orang anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014 dan atau 2014-2019," ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam konferensi pers di Gedung KPK. 

Ke-11 mantan anggota DPRD Sumut yang ditahan KPK hari ini, yaitu Sudirman Halawa, Rahmad Pardamean Hasibuan, Megalia Agustina, Ida Budiningsih, Syamsul Hilal, Robert Nainggolan, Ramli, Layani Sinukaban, Japorman Saragih, Jamaluddin Hasibuan, serta Irwansyah Damanik.

Para tersangka itu ditahan selama 20 hari pertama terhitung sejak 22 Juli 2020 hingga 10 Agustus 2020 di dua Rutan berbeda.

Sudirman Halawa, Ramli, Syamsul Hilal, Irwansyah Damanik, Megalia Agustina, dan Ida Budiningsih ditahan di Rutan Cabang KPK di Gedung Merah Putih. 

Sementara Robert Nainggolan, Layani Sinukaban, Japorman Saragih, Jamaluddin Hasibuan, dan Rahmad Pardamean Hasibuan ditahan di Rutan Cabang KPK di Rutan Pomdam Jaya Guntur.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan 14 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 sebagai tersangka kasus dugaan suap menerima hadiah atau janji dari mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho

(vic/t r i b u n-medan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved