Breaking News:

Kata Polisi Tentang Pernyataan David Purba yang Mengaku Punya Firasat Pelaku Pembakar Rumahnya

Kasat Reskrim Polres Sergai, AKP Pandu Winata menyebut kasus ini masih dalam penyelidikan.

T R I B U N MEDAN/Indra Gunawan
Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robin Simatupang mengamati tim Labfor Polda Sumut yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Selasa, (21/7/2020) 

TRIBUN-MEDAN.com - Hingga saat ini pihak kepolisian masih belum berhasil mengungkap kasus dugaan pembakaran rumah dan mobil tokoh pemekaran Kabupaten Serdang Bedagai, David Purba yang berada di Jl Kabupaten Kelurahan Simpang Tiga Pekan Kecamatan Perbaungan Kabupaten Sergai.

Kasat Reskrim Polres Sergai, AKP Pandu Winata menyebut kasus ini masih dalam penyelidikan.

Pihaknya juga sedang menunggu hasil pemeriksaan tim Labfor Polda Sumut.

"Kalau saksi sudah banyak ya diperiksa, lupa saya berapa tapi yang pasti sudah banyak. Saya juga enggak tahu kapan hasil Labfor keluar karena bukan bidang saya. Kami masih menunggu lah cuma kemarin kita sudah gelar sama tim Labfor," ujar Pandu Winata, Jumat (23/7/2020).

Kepada wartawan, Pandu sempat mengomentari pernyataan David Purba yang mengaku punya firasat siapa yang menjadi otak pelaku.

Menurut dia, boleh saja David punya pendapat namun mereka bekerja harus sesuai dengan fakta-fakta.

Ia mengakui kalau saksi mata atas kejadian ini minim.

"Kalau dibakar, kan berarti ada orang yang membakar. Misalkan melempar bom molotov, nah saat pengecekan TKP enggak ada pecahan bom molotov. Untuk secara gambaran fisik kasat mata kita tidak menemukan adanya keterlibatan orang yang melempar atau orang yang meletupkan sengaja membakar. Kita masih menunggu hasil Labfor lah," kata Pandu.

Berdasarkan keterangan anak David, lanjut Pandu, saat kejadian dia hanya melihat seperti ada lampu pijar yang menyala di bawah mobil, tapi tidak melihat orang-orang yang melintas.

Di rumah juga tidak tersedia CCTV. Untuk memastikan penyebab pasti kebakaran maka polisi mendatangkan tim Labfor.

"Yang jelaskan kita mengakomodir adanya mungkin kecurigaan dibakar, makanya kita datangkan Labfor," kata Pandu.

Sebelumnya David Purba sempat menyebut kalau kasus dugaan pembakaran rumahnya ini ada kaitannya dengan Kabupaten Serdang Bedagai.

Namun, ua tidak merinci seperti apa kaitannya karena belum mempunyai bukti yang cukup.

David Purba pun menyebut tidak bisa untuk menyampaikan identitas otak pelaku, meskipun sekarang ini ia sudah mempunayi dugaan tentang pelaku.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved