Breaking News:

Penduduk Miskin Baru di Sumut Bertambah 1,2 Juta Akibat Pandemi Covid-19

Akibat dampak pandemi Covid-19, jumlah penduduk miskin baru bertambah di Provinsi Sumatera Utara.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
GUBERNUR SUMUT EDY RAHMAYADI 

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Akibat dampak pandemi Covid-19, jumlah penduduk miskin baru bertambah di Provinsi Sumatera Utara.

Tercatat, jumlah penduduk miskin baru bertambah 1,2 juta jiwa lebih, terhitung Maret 2020.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mentatakan, bertambahnya jumlah penduduk miskin baru ini adalah dampak dari pandemi.

Sebab, wabah ini bukan hanya mengganggu kesehatan tetapi juga membuat perekonomian terpuruk.

"Sudah pasti wabah ini menambah orang-orang miskin," ucapnya di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Kota Medan, Jumat (24/7/2020).

Mantan Pangkostrad ini mengatakan, orang dengan kategori miskin baru ini bukan berarti disamakan dengan fakir miskin.

Tetapi, orang yang pendapatan berkurang akibat suatu dampak.

"Miskin ini bukan berarti fakir miskin ya, pendapat yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Itu namanya miskin. Inilah yang harus disikapi oleh pemerintah, termasuk gubernur, bupati, dan wali kota," ujarnya.

Edy mengatakan pihaknya juga sedang mempersiapkan bantuan melalui refocusing anggaran tahap kedua. Bantuan rencananya berupa stimulus untuk sektor produktif.

"Di dalam dana refocusing itu kan ada tiga. Satu kesehatan, dua jaring pengaman sosial (JPS), yang ketiga adalah stimulus. Yang pertama itu kan kemarin Rp 300 miliar difokuskan kepada JPS. Sekarang mungkin kita beralih ke produktif, yaitu pertanian, perikanan, peternakan," jelasnya.

(Wen/Tribun-Medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved