Breaking News:

Polrestabes Medan Sita Sabu 15 Kg

Pengedar Narkoba Ini Jual 10 Kg Sabu Kurun Seminggu, Mengaku Buat Biaya Hidup di Medan

Pengedar sabu 15 kilogram dan pil ekstasi 20 ribu butir, berinisal TZ (47) membeberkan bahwa dirinya telah dua kali menjual paket sabu seberat 10 kilo

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko (kanan) menginterogasi tersangka ketika gelar kasus narkoba, di Mapolrestabes Medan, Jumat (24/7/2020). Polrestabes Medan berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu seberat 15 kilogram dan 20 ribu butir pil ekstasi dari penangkapan tiga tersangka. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengedar sabu 15 kilogram dan pil ekstasi 20 ribu butir, berinisal TZ (47) membeberkan bahwa dirinya telah dua kali menjual paket sabu seberat 10 kilogram dalam kurun seminggu.

Hal ini terungkap saat TZ ditanyai oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko saat konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Jumat (24/7/2020).

"Saya sudah dua kali sebelumnya (jual) sabu 10 kilogram dan 10 kilogram itu sudah habis semua pak," tutur tersangka TZ.

Hal yang lebih mencengangkan, TZ menjual paket sabu 10 kilogram tersebut hanya dalam waktu 1 minggu.

"Cuma butuh waktu satu minggu itu pak sudah habis 10 kilogram. Jadi 20 kilogram itu habis seminggu-seminggu saja," cetusnya.

TZ menyebutkan dirinya mendapatkan upah sebesar 3 juta untuk per kilo sabu tersebut.

Ia berdalih terjun ke dunia narkoba tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

"Saya dapat 3 juta per kilogramnya, ya saya mau kerja gini untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Saya seorang petani biasa," ungkapnya.

Sementara untuk penjualan ekstasi tersebut, TZ mengaku baru kali ini melakukannya.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved