Breaking News:

Wortel Sumut Kembali Tembus Pasar Ekspor, Malaysia Jadi Negara Pengimpor Terbesar

Pandemi Covid-19 tidak menjadi penghalang bagi petani wortel di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) untuk terus berproduksi.

Tribun Medan/HO
Pegawai Karantina Pertanian Belawan saat mengecek kondisi wortel asal Sumatera Utara sebelum di ekpor ke negara lain. Masa pembatasan akibat pandemi Covid-19 tidak menjadi penghalang bagi petani wortel di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) untuk terus berproduksi. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Masa pembatasan akibat pandemi Covid-19 tidak menjadi penghalang bagi petani wortel di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) untuk terus berproduksi.

Terbukti tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan pasar domestik, kini wortel Sumut mulai masuki pasar global.

Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian mencatat sepanjang semester I/2020 wortel mulai di ekspor secara rutin ke Malaysia.

"Selain produktivitas yang tinggi, produk pertanian asal sub sektor hortikultura ini juga sehat dan aman dari hama penyakit tumbuhan sehingga memiliki daya saing di pasar ekspor," kata Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil melalui keterangan tertulisnya, Jumat (24/7/2020).

Menurut Jamil, secara nasional, tahun ini ekspor wortel 30 kali ke Malaysia, Singapura dan Timor Leste dengan total 12,2 ton senilai Rp 179 juta.

Malaysia, kata Jamil, masih menjadi negara pengimpor terbesar dan rutin selama semester I tahun 2020.

"Sudah 25 kali fasilitasi sertifikasi ekspor wortel ke Malaysia, 24 kali melalui Karantina Pertanian Belawan dan 1 kali melalui Karantina Pertanian Pekanbaru. Ekspor ke Singapura baru mencapai 300 kilogram dalam 2 kali pengiriman. Sementara Timor Leste hanya 7 ton," katanya.

Hingga saat ini ekspor wortel masih didominasi oleh Sumatera Utara dari 12,2 ton total ekspor wortel 97% nya berasal dari Sumut.

Sejauh ini, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, merupakan salah satu sentra penghasil tanaman wortel kualitas terbaik di Indonesia.

Kementan melalui direktorat teknisnya dan dinas pertanian Sumut terus berupaya meningkatkan kualitas, perluasan pasar dan pendapatan petani dengan penggunaan benih unggul dan sarana pertanian modern.

Halaman
12
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved