Breaking News:

Akhyar Nasution Disebut Pindah ke Partai Demokrat, PDIP Singgung Etika Politik dan Berorganisasi

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sumut menanggapi kabar terkait manuver politik yang dilakukan Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution.

Tribun Medan
Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sumut menanggapi kabar terkait manuver politik yang dilakukan Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution.

Sebelumnya Akhyar yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDIP Sumut itu diberitakan sudah pindah ke Partai Demokrat.

Langkah politik Akhyar ini santer dikabarkan sebagai upaya maju pada Pilkada Medan Desember 2020 mendatang dari koalisi perahu Partai Demokrat dan PKS.

Terkait manuver Akhyar tersebut, Sekretaris DPD PDIP Sumatera Utara, Soetarto mengatakan pihaknya juga sudah mendengar khususnya dari media tentang kabar pindahnya Akhyar.

Namun secara resmi PDIP Sumut masih menunggu penjelasan terkait rencana majunya Akhyar pada Pilkada Medan lewat partai lain.

"Kalau dari media yang kami baca, tanggal 14 sudah dipakaikan jaket Demokrat, tanggal 19 Juli beliau masih rapat di DPD," ujarnya,

Soetarto menjelaskan bahwasannya benar adalah hak setiap warga negara untuk berorganisasi dan berpartai.

Tetapi, sambung dia, seyogianya tetap menjunjung etika politik dan etika berorganisasi.

"Ini bukan masalah rela atau tidak rela. Tapi kita dalam berpartai tentu punya etika politik. Itu yang harus kita pahamkan," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved