Breaking News:

Sekretaris Golkar Sumut Sebut Musda Ulang ke-10 Akan digelar Bulan Agustus

Akhir bulan ini, panitia akan langsung memberikan laporan kepada DPP tentang bagaimana selanjutnya pelaksanaan Musda.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Wakil ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Irham Buana (kanan) bersama Wakil Ketua Koordinator Bidang Politik Hukum dan Ham Partai Golkar Sumut Hanafiah Harahap (kiri) dan Ikhwan Nasution menunjukkan surat diskresi saat konferensi pers, di eks Bandara Polonia, Jalan Perhubungan Udara, Medan, Kamis (9/7/2020). Dalam konferensi pers tersebut pendukung Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah mengklaim pihaknya telah mendapat surat persetujuan untuk mendaftar sebagai calon Ketua Golkar Sumut. 

TRI BUN MEDAN.com, MEDAN - Sekretaris Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sumatera Utara, Amas Muda Siregar mengatakan Musyawarah Daerah (Musda) ulang ke-10, kemungkinan akan digelar pada bulan Agustus mendatang.

Menurutnya, tidak mungkin panitia dapat mengejar waktu untuk memberlakukan Musda pada bulan ini. Lantaran, panitia masih membahas bagaimana pelaksanaan Musda ulang tersebut.

Nantinya, setelah panitia selesai melakukan pembahasan, Golkar Sumut akan langsung menyerahkan laporan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Kemudian, DPP Golkar yang akan menentukan di mana lokasi Musda.

"Kayaknya, Musda ini digelar pada bulan Agustus nanti. Karena tidak akan terkejar untuk bulan ini diadakan," kata dia, melalui sambungan telepon genggam, Senin (27/7/2020).

Amas mengatakan, akhir bulan ini, panitia akan langsung memberikan laporan kepada DPP tentang bagaimana selanjutnya pelaksanaan Musda.

"Kan DPP yang menentukan, paling lambat 31 Juli sudah selesai seluruh persyaratan kegakatn Musda," ujarnya.

BEDA Tanggapan Wakil Ketua DPD I Golkar soal Pembentukan Panitia Musda Golkar Sumut

Sebelumnya, Musda sempat diulang karena dianggap cacat akan aturan. Di mana, pemohon gugatan menyampaikan komplain kepada DPP melalui Mahkamah Partai. Pemohon menganggap bahwa musda tersebut ecek-ecek, lantaran tidak dihadiri oleh pengurus DPP.

Sampai dengan saat ini, baru dua kandidat kuat yang masuk dalam bursa penjaringan bakal calon ketua DPD Golkar Sumut, yaitu Yasir Ridho Lubis dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah.

Saat ini, Ijeck sendiri mengantongi Surat Diskresi dari Ketua Umum (Ketum) Airlangga Hartanto. Nantinya, surat ini akan digunakan oleh Musa Rajekshah untuk mendaftarkan dirinya sebagai calon Ketua DPD.

Musda Golkar Sumut, 27 DPD Golkar Kabupaten dan Kota Deklarasi Dukung Yasir Ridho

Untuk Yasir Ridho Lubis, sebanyak 27 kabupaten dan kota pengurus Golkar tingkat dua sudah menaruh harapan kepadanya untuk maju dan mengambil ahli partai berlambang pohon beringin tersebut di Sumut.

Sementara itu, Musa Rajekshah atau Ijeck yang disapa akrab ini masih terbilang minim dukungan dari tingkat II. Akan tetapi, Ijeck mengaku sudah mendapatkan amanah dari Ketum Airlangga Hartanto untuk mengembangkan sayap Golkar ke depan.

Dirinya mengaku, bahwa Airlangga Hartanto meminta Ijeck untuk membawa Golkar Sumut lebih solid ke depan, melalui surat Diskresi tersebut. (wen/tri bun-medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved