Breaking News:

Ayah Cabuli 2 Putri Kandung

Ayah Cabuli 2 Anak Kandung, LPA Sumut: Pemerintah Harus Memutus Rantai Kejahatan Seksual

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumatera Utara mengutuk keras perbuatan M yang mencabuli dua anak kandungnya.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Petugas unit PPA Satreskrim Polrestabes Medan menggiring ketahanan tersangka pencabulan anak MDM saat diamankan di Mapolrestabes Medan, Selasa (28/7/2020). Unit PPA Satreskrim Polrestabes Medan berhasil mengamankan pelaku pencabulan dua anak kandungnya yang masih dibawah umur. 

T R I B U N-MEDAN.com, MEDAN - Kasus pencabulan yang dilakukan oleh ayah kandung terhadap dua putrinya di Kota Medan, hingga kini masih dalam penanganan Polrestabes Medan.

Tersangka MDM diketahui telah mencabuli putrinya sejak tahun 2018 silam.

MDM yang ditemui Tribun Medan mengatakan bahwa dirinya sudah empat kali melakukan perbuatan tersebut terhadap kedua putrinya yang berusia 12 dan 10 tahun.

Dalam pengakuannya, ia menuturkan terobsesi usai menonton film adegan panas.

"Saya melakukannya sejak tahun 2018 sebanyak empat kali terhadap kedua putri saya. Di mana aksi itu terjadi usai saya menonton film porno," ujarnya, Selasa (28/7/2020).

Terkait kasus tersebut, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumatera Utara mengutuk keras perbuatan M yang mencabuli dua anak kandungnya.

"Kita meminta kepada pihak kepolisian agar memberikan ganjaran setimpal sesuai dengan peraturan yang berlaku. Lagi-lagi hal ini membuktikan bahwa Kota Medan masih dalam darurat kejahatan seksual anak," kata Ketua LPA Sumut, Muniruddin Ritonga saat dihubungi Tribun Medan, Selasa.

Lanjut Munir, ini adalah bagian dari dampak lingkungan yang tidak aman dan nyaman bagi anak.

"Oleh karenanya kita mendorong agar pemerintah agar mengambil langkah-langkah konkrit untuk memutus mata rantai kejahatan seksual pada anak. Agar anak-anak terhindar dari pada Ancaman predator-predator dan prilaku kejahatan seksual anak. Apa yang terjadi hari ini adalah bagian dari kurang maksimalnya perhatian pemerintah tentang pemenuhan hak hak dasar anak," pungkasnya.

(mft/t r i b u n-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved