Ferdinand Sinaga Beber Penantian Panjang 13 Tahun Untuk Berseragam PSMS Medan

Penggawa lini depan PSMS Medan, Ferdinand Alfred Sinaga mengungkapkan alasannya bersedia bergabung dengan skuat Ayam Kinantan

Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
T RI BUN MEDAN/Ilham Harahap
Ferdinand Sinaga 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Penggawa lini depan PSMS Medan, Ferdinand Alfred Sinaga mengungkapkan alasannya bersedia bergabung dengan skuat Ayam Kinantan untuk berlaga pada kompetisi liga 2 musim ini.

Selain memang sudah mendapat restu dari klub asalnya PSM Makassar, Ferdinand juga memilik sejumlah alasan pribadi.

Pemain yang mengenakan kostum nomor punggung 6 ini mengatakan, bergabung dengan PSMS merupakan kesempatan kedua yang didapatnya setelah 13 tahun.

Ia menuturkan pada 2007 silam dirinya ingin sekali bisa bermain untuk PSMS.

Namun sayangnya saat itu dirinya belum berjodoh dengan PSMS.

"Kesempatan saya tahun 2007 ada untuk bisa bergabung, namun ditolak. Jadi dari tahun 2007 sampai sekarang 2020, berarti 13 tahun baru dapat kesempatan lagi," ujarnya, Selasa (28/7/2020).

Setelah gagal memperkuat masuk dalam skuat PSMS pada 2007, Ferdinand pun melanjutkan petualangannya sebagai pesepakbola profesional di klub Persikab Bandung.

Selama rentang 13 tahun itu sejumlah klub pernah diperkuat pemain kelahiran Bengkulu ini.

Di antaranya klub Pelita Jaya, PPSM Sakti Magelang, Persiwa Wamena, Semen Padang, Persisam Putra Samarinda, hingga Persib Bandung di musim kompetisi 2013-2014.

Tak hanya itu Ferdinand juga sempat memperkuat Sriwijaya FC sebelum akhirnya turut berkostum PSM Makasar hingga digaet klub sepakbola asal Malaysia, Kelantan FA pada tahun 2018.

Namun Ferdinand tak lama di klub negeri Jiran itu. Pada tahun itu juga pemain berpostur tinggi badan 170 centimeter ini kembali berseragam PSM Makasar.

"Jadi sekarang 2020 bisa dapat kesempatan lagi, kenapa gak aku datang saja," kata striker yang juga pernah memperkuat timnas nasional Indonesia ini.

Lebih lanjut pesepakbola berdarah Batak ini juga tak menampik kehadirannya di PSMS sangat diharapkan berkontribusi positif bagi klub.

Dia melihat para fans PSMS juga sangat berharap Fedinand bersama penggawa PSMS lainnya mampu mendongkrak prestasi klub yang bermarkas di Stadion Teladan Medan ini.

Karena itu Ferdinand pun mengakui akan berusaha mewujudkan harapan semua pecinta PSMS.

"Tapi sebisa aku datang ke sini untuk bantu PSMS dengan totalitas lah," pungkas pesepakbola kelahiran 18 September 1988 ini.

(Can/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved