Breaking News:

Sadis Ayah Tiri Bunuh 2 Bocah

Nenek Muini Tak Mau Menyaksikan Rekonstruksi Pembunuhan 2 Cucunya

Nenek kedua bocah yang dibunuh ayah tirinya di Jalan Brigjen Katamso, Kota Medan, terlihat lesu dan tidak semangat lagi menjalani hidup.

T RIBUN MEDAN/Maurits
Tersangka kasus pembunuhan dua anak tiri di Jalan Brigjend Katamso terlihat pada rekonstruksi yang digelar di Mapolsek Medan Kota pada Selasa (28/7/2020) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Nenek dari dua bocah yang dibunuh ayah tirinya di Jalan Brigjen Katamso, Kota Medan, terlihat lesu dan tidak bersemangat menjalani hidup akibat kematian tragis kedua cucunya.

Sejak kepergian cucunya 40 hari yang lalu, nenek tidak selera makan karena terpikir terus dengan kejadian tersebut.

Saat mendengar berita bahwa ada rekonstruksi pada hari ini, Selasa (28/7/2020) di Polsek Medan Kota, Muini sudah merasa geram dan tidak tahan untuk melihat pelaku memperagakan adegan pembunuhan dua bocah tersebut.

Karena itulah, ia memilih agar di rumah saja. Nenek Muini khawatir tidak bisa menahan diri nantinya saat melihat tersangka.

"Saya enggak tahan melihat tersangka itu, dia itu sadis, pembunuh. Makanya, saya milih tinggal di rumah saja daripada saya sakit lagi," ujar Muini saat disambangi di kediamannya di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun pada Selasa (28/7/2020).

Bayang-bayang kedua bocah masih segar dalam ingatannya. Apalagi kecua bocah itu lama tinggal bersama di rumah Muini.

"Gimana enggak terbayang, mereka itu lama sama kami. Aku baru tadi pagi pergi ke makam cucuku itu lantaran aku tidak tahan lagi. Aku ingin mati saja, ikut sama mereka berdua," sambungnya.

Dalam penuturannya, meski tidak ikut dalam rekonstruksi yang digelar pada hari ini, Selasa (28/7/2020), tapi berniat hadir dalam persidangan nantinya.

"Saya harus ikut dalam persidangan, tak boleh ditawar-tawar, saya geram sekali. Gara-gara dia, aku enggak bisa lihat dua cucuku untuk selamanya," ujarnya.

"Saya mohon agar dia dihukum mati karena dia itu enggak manusia lagi, tega bunuh cucuku," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved