Breaking News:

BERITA FOTO Begitu Indah, Fenomena Alam Pelangi Kembar "Doubel Rainbow" Hiasi Langit Kota Medan

Fenomena alam yang disebut juga sebagai "double rainbow" tersebut terjadi pada Rabu (29/7) sore hari menjelang matahari terbenam.

Tribun Medan
Fenomena alam pelangi terlihat dari gedung bertingkat kawasan Jalan Wahid Hasyim, Medan, Sumatera Utara, Rabu (29/7/2020). Fenomena alam munculnya pelangi tersebut terjadi karena proses pembiasan sinar matahari ke tetesan air hujan sehingga menimbulkan bermacam deretan warna.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Langit Kota Medan dihiasi oleh fenomena pelangi kembar.

Fenomena alam yang disebut juga sebagai "double rainbow" tersebut terjadi pada Rabu (29/7) sore hari menjelang matahari terbenam.

Dua pria berswafoto dengan latar belakang fenomena alam pelangi di kawasan Jalan Wahid Hasyim, Medan, Sumatera Utara, Rabu (29/7/2020). Fenomena alam munculnya pelangi tersebut terjadi karena proses pembiasan sinar matahari ke tetesan air hujan sehingga menimbulkan bermacam deretan warna.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Dua pria berswafoto dengan latar belakang fenomena alam pelangi di kawasan Jalan Wahid Hasyim, Medan, Sumatera Utara, Rabu (29/7/2020). Fenomena alam munculnya pelangi tersebut terjadi karena proses pembiasan sinar matahari ke tetesan air hujan sehingga menimbulkan bermacam deretan warna.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

Berdasarkan pantauan tribun-medan.com, di langit arah barat daya Kota Medan, terlihat dua busur pelangi dalam waktu bersamaan.

Satu busur pelangi tampak jelas pembiasan tujuh warnanya. Sedangkan satu pelangi lainnya tampak samar.

Fenomena alam pelangi terlihat di gedung bertingkat kawasan Jalan Wahid Hasyim, Medan, Sumatera Utara, Rabu (29/7/2020). Fenomena alam munculnya pelangi tersebut terjadi karena proses pembiasan sinar matahari ke tetesan air hujan sehingga menimbulkan bermacam deretan warna.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Fenomena alam pelangi terlihat di gedung bertingkat kawasan Jalan Wahid Hasyim, Medan, Sumatera Utara, Rabu (29/7/2020). Fenomena alam munculnya pelangi tersebut terjadi karena proses pembiasan sinar matahari ke tetesan air hujan sehingga menimbulkan bermacam deretan warna.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

Terkait fenomena alam tersebut, Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I - Medan Edison Kurniawan mengatakan peristiwa alam ini disebabkan oleh fenomena optis.

Fenomena alam pelangi terlihat di gedung bertingkat kawasan Jalan Wahid Hasyim, Medan, Sumatera Utara, Rabu (29/7/2020). Fenomena alam munculnya pelangi tersebut terjadi karena proses pembiasan sinar matahari ke tetesan air hujan sehingga menimbulkan bermacam deretan warna.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Fenomena alam pelangi terlihat di gedung bertingkat kawasan Jalan Wahid Hasyim, Medan, Sumatera Utara, Rabu (29/7/2020). Fenomena alam munculnya pelangi tersebut terjadi karena proses pembiasan sinar matahari ke tetesan air hujan sehingga menimbulkan bermacam deretan warna.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

"Umumnya jika kandungan uap air cukup tinggi maka cahaya matahari yang masuk ke permukaan bumi akan dibiaskan oleh butiran uap air sehingga cahaya matahari terurai dalam beberapa warna dominan yakni merah, kuning, hijau dan jingga," ujar Edison.(sky/tribun-medan.com)

Penulis: Risky Cahyadi
Editor: Risky Cahyadi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved