Breaking News:

Babak Akhir Sengketa Tanah Eks PTPN

Menteri ATR/BPN Harapkan Gubernur Edy Rahmayadi Selesaikan Skema Mekanisme Sengketa Tanah

Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil mengatakan, pemerintah pusat telah menyiapkan skema untuk penyelesai lahan eks HGU PTPN II seluas 5.873 hektare

HO
Menteri ATR/BPN Sofyan Abdul Djalil, saat menggelar rapat koordinasi penyelesaian masalah tanah bersama dengan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Forkompinda, di Rumah Dinas, Jalan Sudirman, Kota Medan, Rabu (29/7/2020). 

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil mengatakan, pemerintah pusat telah menyiapkan skema untuk penyelesaian permasalahan lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN II seluas 5.873 hektare.

Nantinya, skema tersebut mekanismenya akan dibahas oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, dengan dasar surat pelepasan aset dari Kementerian BUMN pada tahun 2000, dan juga dukungan dari aparat penegak hukum dan DPRD Sumut dalam unsur Forkopimda Sumut.

Ia juga berharap, skema ini dapat segera terselesaikan agar masyarakat tidak lagi mendapatkan intimidasi karena sengketa tanah ini.

"Alhamdulillah sudah banyak upaya dan sekarang sudah punya apa yang kita sebut skema dan tindak lanjut penyelesaian masalah tanah tersebut," ujarnya, usai melaksanakan rapat koordinasi penyelesaian masalah sengketa tanah di Sumut, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Kota Medan, Rabu (29/7/2020).

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengatakan, untuk daftar nominatif di lahan eks HGU PTPN II, saat ini masih diinventarisasi.

"Itu adalah tugasnya gubernur," kata Edy.

Setelah daftar nominatif itu diselesaikan, kemudian akan ditindaklanjuti dengan penghapusan buku, yang merupakan wewenang PTPN II dan Kementerian BUMN.

Kemudian, penyelesaian administrasi penghapusan buku yang dihitung melalui apraisal. Kata Edy, hal ini akan ditindaklanjuti ke BPN tentang sertifikat hak milik.

"Kalau selesai ini semua, berarti tidak ada lagi tanah di Sumut yang tidak bertuan. Ini yang perlu saya sampaikan," ujar Edy.

(Wen/Tribun-Medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved