Breaking News:

Babak Baru Saksi Dianiaya Polisi

Pengacara Saksi Sarpan Apresiasi Kerja Cepat Polrestabes Medan Selidiki Kasus Penganiayaan

Kuasa hukum korban penganiayaan, Sarpan, mengapresiasi kerja cepat penyidik Polrestabes Medan dalam menindaklanjuti pengaduan Sarpan

Tribun-Medan.com/Victory Hutauruk
Pengacara Sarpan, Muhammad Sa'i, memberi keterangan kepada awak media seusai kliennya diperiksa penyidik Satreskrim Polrestabes Medan, Rabu (29/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Kuasa hukum korban penganiayaan, Sarpan, mengapresiasi kerja cepat penyidik Polrestabes Medan dalam menindaklanjuti pengaduan Sarpan yang mengaku dianiaya oleh oknum polisi di Polsek Percutseituan.

"Kami sebagai kuasa hukum dari Pak Sarpan akan mengapresiasi langkah-langkah pihak Polrestabes Medan menindaklanjuti laporan ini," kata M Sa'i, kuasa hukum Sarpan, Rabu (29/7/20) seusai pemeriksaan di Satreskrim Polrestabes Medan.

Sa'i menjelaskan, ini adalah panggilan kedua yang dilayangkan oleh pihak kepolisian.

Pada panggilan pertama, kliennya tidak bisa hadir lantaran kondisi masih sakit.

"Proses yang dilakukan oleh pihak Polrestabes Medan cukup cepat. Kemarin hambatan kita sebenarnya karena klien juga sedang sakit sehingga tertunda," jelasnya.

Ia menegaskan sampai saat ini belum ada langkah untuk damai. Pihaknya akan terus mengikuti proses secara hukum yang berlaku, serta mengungkap siapa pelakunya.

"Berdasarkan klien kami belum ada arah ke sana (damai). Kita serahkan semuanya kepada pihak polisi untuk melakukan penyelidikan dan mengungkap siapa pelaku yang sesungguhnya," ucapnya.

Pada saat korban diinetrogasi, kata dia, ada sebanyak delapan pertanyaan yang diajukan oleh penyidik terkait kronologi kejadian.

Namun, pihaknya masih menunggu panggilan berikutnya dari Polrestabes Medan.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved