Breaking News:

Sepi Pembeli, Permintaan Hewan Kurban Turun hingga 50 Persen

Tiga hari jelang perayaan Hari Raya Idul Adha, penjualan hewan ternak di Kota Medan dan sekitarnya cenderung masih sepi pembeli.

T RIBUN MEDAN/Natalin Sinaga
Penjualan hewan kurban di Jalan H Adam Malik, Medan 

T RIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-

Tiga hari jelang perayaan Hari Raya Idul Adha, penjualan hewan ternak di Kota Medan dan sekitarnya cenderung masih sepi pembeli.  

Penjual hewan kurban di Jalan H Adam Malik, Medan, Indrawati mengatakan daya beli konsumen akan hewan kurban menurun drastis bila dibandingkan dengan tahun lalu. Hal ini dipicu karena masih berlangsungnya pandemi Covid-19.

"Daya beli konsumen kurang tahun ini, tahun ini kami menyediakan 65 ekor hewan kurban. Padahal tahun lalu kita bisa jual hewan kurban lebih dari 100 ekor hewan kurban," ujar Indrawati, Selasa (28/7).

Diakuinya, imbas dari Covid-19 ini sangat mempengaruhi penjualan hewan kurban. Selain itu kondisi cuaca yang sering hujan juga membuat semakin sepi pembeli.
"Hujan setiap hari, kalau hujan sepi pembeli, kambing pun kasihan kena-kena hujan," katanya.

Ia mengatakan harga hewan kurban kambing dan domba masih stabil seperti tahun lalu.

Kambing diharga Rp 1,6 juta hingga Rp 4,5 juta dengan berat 30 kilogram (kg).

Hewan-hewan kurban ini, ia peroleh dari daerah Perbaungan.

"Di sini kita jual hewan kurban 24 jam, pembeli hanya dari Medan saja, perusahan, kantor dan perorangan. Ada konsumen yang membayar cash dan ada juga yang masih panjar," ungkapnya.

Ia mengaku hewan kurban yang dijualnya ini sehat semua dan tidak cacat. Saat tidak berjualan hewan kurban, Indrawati hanya seorang ibu rumah tangga dan suaminya bekerja sebagai sopir.

Halaman
12
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved