Breaking News:

Demo Buruh di DPRD Sumut

Dua Rekannya Jadi Tersangka, Buruh Minta DPRD Sumut Panggil Jajaran Polres Sergai

Buruh juga mendesak DPRD Sumut untuk segera memanggil jajaran Polres Sergai untuk melakukan RDP terkait kejelasan kasus ini.

TRIBUN MEDAN/VICTORY
RATUSAN massa dari Solidaritas Pekerja Buruh Sumatera Utara (SPB-SU) melakukan aksi terhadap dua rekannya satpam korban pengeroyokan yang dijadikan tersangka di Depan Gedung DPRD Sumut, Rabu (30/7/2020) Medan. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Ratusan massa dari Solidaritas Pekerja Buruh Sumatera Utara (SPB-SU) melakukan aksi terhadap dua rekan mereka yang bekerja sebagai satpam dan menjadi korban pengeroyokan di depan Gedung DPRD Sumut, Rabu (30/7/2020) Medan.

Keduanya bahkan dijadikan tersangka. 

Sebelumnya dikabarkan kalau dua orang satpam sedang bertugas menjaga kantor Yayasan Apindo Sumatera Utara (YASU) di Serdang Bedagai, Suprat Yono (62) dan Zainudin Leo Sinaga (47) tiba-tiba menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan sekitar 50 orang pada 1 Juni 2020 lalu.

Kedua korban yang mengalami luka-luka di wajah dan tubuhnya melaporkan peristiwa yang mereka alami ke Polsek Pantai Cermin, Serdang Bedagai.

Dalam aksinya, Koordinator Aksi Bambang Hermanto menyebutkan pihaknya tidak hanya melakukan pengaduan ke Mabes Polri. 

Mereka juga mendesak DPRD Sumut untuk segera memanggil jajaran Polres Sergai untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait kejelasan kasus ini.

"Stop kriminalisasi terhadap Pekerja Buruh, terkhusus terhadap kasus A/n Suprat Yono dan Zainuddin Leo Sinaga buruh yang menjadi korban malah ditetapkan tersangka. Kedua DPRD -Propivinsi Sumatera Utara mengusut -tuntas peristiwa pemukulan/penganiayaan yang terjadi kepada keduanya," tegasnya.

Ia menegaskan agar wakil rakyat juga meminta pertanggungjawaban dari Polres Serdang Bedagai terhadap penetapan tersangka ini.

"Ketiga kita minta pertanggung jawabapan pihak Polres Serdangbedagai Cq. Penyidik Polres Serdang Bedagai yang menangani kasus pemukulan/penganiayan oleh sekelompok orang terhadap dua pekerja satpam yang terkesan lambat dan diduga ada upaya penyidik berpihak terhadap salah satu kelompok tertentu," tegasnya.(vic/tri bun-medan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved