PUTING BELIUNG MENGAMUK, 6 Rumah dan Satu Gereja Disapu Angin Puting Beliung
Usai hujan, angin kencang terjadi di sekitar kawasan berdampak, hingga mengakibatkan kerusakan pada atap rumah dan rumah ibadah
T RI BUN-MEDAN.com, MEDAN -
Hujan deras disertai angin kencang sapu atap rumah warga dan rumah ibadah.
Peristiwa angin puting beliung tersebut terjadi seputaran Lingkungan VI, Kelurahan Tanah 600, Lingkungan XXIV, Kelurahan Rengas Pulau.
Lingkungan V, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan dan Lingkungan III, Lingkungan XV, Kelurahan Sei Mati, Lingkungan X, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, pada Kamis (30/7/2020).
Sekretaris BPBD Kota Medan Drs Nurly mengatakan, begitu pihaknya menerima informasi adanya bencana puting beliung, langsung menuju ke lokasi.
"Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Medan yang menerima informasi langsung menindak lanjuti laporan masyarakat. Di mana kejadian bencana angin puting beliung yang berdampak kerusakan pada beberapa bangunan di beberapa lokasi," ujarnya Jumat (31/7/2020).
Lanjut Nurly, adapun hasil monitoring lapangan, objek terdampak enam unit rumah permanen dan satu unit rumah Ibadah HKBP.
"Rumah dan rumah ibadah itu mengalami kerusakan pada bagian atap dan plafon. Untuk korban jiwa tidak ada," jelasnya.
Untuk kejadian, sambung Nurly, diketahui berawal dari hujan dengan intensitas lebat yang disertai angin kencang dan diperkirakan terjadi pada pukul 17.15 WIB, kemarin.
"Usai hujan, angin kencang terjadi di sekitar kawasan berdampak, hingga mengakibatkan kerusakan pada atap rumah dan rumah ibadah," pungkasnya.
(mft/t ri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/angin-puting-beliung-sapu-rumah-warga-dan-rumah-ibadah-kamis-3072020-malam.jpg)