Breaking News:

Pascahujan Lebat, Kawasan Tembung Banjir

Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Sumatera Utara, termaksud Kabupaten Deliserdang, mengakibatkan banjir di beberapa titik.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pengendara berusaha melintasi banjir yang menggenangi Jalan Hayam Wuruk, Medan, Senin (27/7/2020). Hujan deras yang mengguyur menyebabkan sejumlah jalan tergenang banjir, akibat buruknya saluran drainase. 

T R I B U N-MEDAN.com, MEDAN - Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Sumatera Utara, termaksud Kabupaten Deliserdang, mengakibatkan banjir di beberapa titik.

Pantauan Tribun Medan, banjir terjadi di kawasan Pasar VII Tembung di Jalan Amal, Jalan Pasar VII Tengah, Jalan Makmur, Jalan Pasar V Tembun.

Terlihat beberapa warga yang berada di tepi jalan utama tengah menguras air yang masuk ke dalam rumah

Warga Pasar VII Tengah, Rezeki Wardhani mengatakan, kawasan tempat tinggalnya sebenarnya jarang terendam banjir.

Namun, kali ini hujan berlangsung cukup lama dengan intensitas tinggi sehingga sejumlah rumah warga tergenang air.

"Jarang-jarang hujan sampai banjir masuk rumah. Kali ini cukup tinggi air yang masuk ke rumah," ujarnya, Minggu (1/8/2020) malam.

"Kalau air tadi memang benar-benar kencang masuk. Karena saluran air pembuangan kamar mandi tenggelam dan di gang juga tinggi," ungkapnya.

Sementara Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada pukul 20.30 WIB, mengeluarkan peringatan dini tentang terjadi hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

BMKG memprediksi hujan terjadi pada pukul 21.00 WIB di beberapa wilayah Sumatera Utara.

Kepala Balai Besar Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan Edison Kurniawan melalui prakirawannya mengatakan, wilayah Sumut dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

"Hujan diprediksi mengguyur wilayah Langkat, Medan, Binjai, Tapsel, Padangsidempuan. Karo, Deliserdang, Taput, Humbahas, Labura, Asahan," katanya.

Lanjutnya, kondisi tersebut dapat meluas ke daerah lain.

"Kondisi ini dapat meluas ke Samosir, Dairi, Pakpak Bharat, Toba, Sergai, Tj. Balai, Sergai, Simalungun, Madina, Palas, Paluta dan sekitarnya. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga tanggal 2 Agustus 2020 pukul 00.00 WIB," pungkasnya.

(mft/www.tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved