Breaking News:

Railink Medan Kualanamu Terkini

Promo Tiket 50 Persen, Railink Lakukan Penyemprotan Disinfektan Rutin Kereta Api Bandara

Untuk tiket selama Agustus kita promo 50 persen baik dari Medan maupun Kualanamu.

T RI BUN-MEDAN/Septrina Ayu Simanjorang
Petugas melakukan penyemprotan disinfektan setelah penumpang KA Bandara turun di stasiun, Sabtu (1/8/2020). 

T RI BUN-MEDAN.com,MEDAN -

Kereta api bandara mulai beroperasi kembali pada 1 Agustus 2020.

Seiring mulai kembali beroperasi, PT Railink menerapkan protokol kesehatan yang ketat baik di stasiun maupun di dalam kereta.

Salah satunya dengan rutin melakukan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh.

Dari amatan T ri bun-Medan.com, petugas langsung menyemprotkan desinfektan setelah semua penumpang turun di stasiun KA Bandara. Penyemprotan dilakukan saat menunggu penumpang berikutnya untuk naik ke kereta.

"Penyemprotan disinfektan rutin kami lakukan. Setiap penumpang turun, kami semprot seluruh kereta dengan desinfektan sambil menunggu penumpang kereta dengan jadwal berikutnya. Kalau untuk stasiun tiga kali sehari," ujar Manager Railink Cabang Medan Arliandy, Sabtu (1/8/2020).

Ia mengatakan hingga siang ini sudah ada lima kali perjalanan.

Sementara untuk harga tiket pihaknya memberikan diskon hingga 50 persen selama Agustus 2020.

"Untuk tiket selama Agustus kita promo 50 persen baik dari Medan maupun Kualanamu. Pada tahap awal ini kami mulai menjalankan 10 jadwal perjalanan saja. Untuk perjalanan hari ini memang masih sepi," katanya.

Ia mengatakan hingga siang ini masih 35 penumpang saja.

Sebelumnya Railink menghentikan sementara operasional sejak 12 April sampai 31 Juli 2020.

"Mulai 1 Agustus mulai KA Bandara operasi bertahap dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Untuk itu kami melakukan protokol kesehatan dengan mewajibkan penumpang agar menggunakan masker dan pengecekan suhu tubuh maksimal 37,3 drajat celcius," katanya.

Penumpang juga diwajibkan mencuci tangan dan menggunakan hand sanitazer. Antara penumpang juga diwajibkan saling menjaga jarak.

"Kami juga melakukan physical distancing di dalam kereta api. Kapasitas kami kalau normal 172 penumpang, ini hanya melayani maksimal 50 persen saja," pungkasnya.

(sep/t ri bun-medan.com)

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved