Breaking News:

Tiga Dewan Pengawas Mundur dari BUMD Pematangsiantar

Tiga pejabat mundur sebagai Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Pembangunan Aneka Usaha Daerah (PD-PAUS) Kota Pematangsiantar.

Tribun-Medan.com/Alija Magribi
Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Pematangsiantar, Zainal Siahaan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Tiga pejabat mundur sebagai Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Pembangunan Aneka Usaha Daerah (PD-PAUS) Kota Pematangsiantar.

Langkah ini diambil ketiganya diduga lantaran perusahaan daerah itu kerap mengalami kerugian.

Ketiganya adalah Heri Okstarizal, Asrul Sani dan Kaliaman Sitio. Mereka memilih mundur setelah dilantik satu tahun bekerja, tepatnya 11 Juni 2019 yang lalu.

Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota pematangsiantar, Zainal Siahaan menyampaikan, ketiga dewan pengawas tersebut mengajukan pengunduran diri sekitar dua minggu yang lalu. Berkasnya pun sudah diterima.

“Pengajuan pengunduran diri itu masih perlu disetujui wali kota, tapi sampai saat ini belum ada,” ucapnya dengan menambahkan alasan seluruh Dewan Pengawasan mengundurkan diri, karena kondisi PD-PAUS yang selalu mengalami kerugian.

Keuangan PD-PAUS yang tidak baik, kata dia, bisa menjadi alasan untuk membubarkan perusahaan yang didirikan sejak tahun 2014 silam tersebut.

“Sekarang ini PD-PAUS sedang dalam evaluasi dalam hal kinerja, pencapaian, keuangan dan lainnya. Inspektorat pun sudah melakukan audit. Kita kan belum dapat hasil audit, boleh jadi nanti mengarah ke sana (membubarkannya). Kalau yang kita lihat, seperti laporan dan alasan-alasan dari Dewan Pengawas yang mengundurkan diri itu, karena merugi terus,” terangnya.

Sekarang ini, Pemko Pematangsiantar sangat berharap agar Dewan Pengawas PD-PAUS tidak mengundurkan diri agar memudahkan pelaksanaan audit.

“Karena ini sedang dievaluasi, kita berharap mereka jangan mengundurkan diri dulu untuk memudahkan kita melakukan evaluasi. Kalau mereka sudah mengundurkan diri, kita nanti sulit meminta masukan-masukan karena sudah terputus (komunikasi secara formal),” katanya.

Halaman
12
Penulis: Alija Magribi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved