Breaking News:

Hilang Tiga Hari, PNS Diknas di Porsea Ditemukan Tewas Terlilit Tali di Pohon Pinus Dolok Tolong

Menurut Sianipar, saat hendak bertugas awalnya dia melihat satu unit sepeda motor warna merah bernomor polisi BB 6850 ED diparkirkan di Puncak Bukit.

TRIBUN MEDAN/HO
EVAKUASI JN, warga Toba yang ditemukan tewas misterius di kawasan puncak Dolok Tolong Kecamatan Tampahan, Sabtu (1/8/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, TOBASA - Seorang pria usia diperkirakan berusia 58 tahun, JN warga Toba ditemukan tewas di kawasan puncak Dolok Tolong Kecamatan Tampahan, Sabtu (1/8/2020). Pertama sekali jasad korban ditemukan petugas tower Telkom yang berada di puncak Dolok Tolong bermarga Sianipar.

Menurut Sianipar, saat hendak bertugas awalnya dia melihat satu unit sepeda motor warna merah bernomor polisi BB 6850 ED diparkirkan di Puncak Bukit.

Awalnya Sianipar tidak merasa curiga, namun satu jam kemudian dia hendak pulang dan heran melihat sepeda motor tersebut masih berada di lokasi.

Sianipar mulai curiga dan ingin tahu siapa dibalik pemilik sepeda motor tersebut. Sambil berjalan, dia memanggil-manggil ke segala arah tempat motor terparkir.

Saksi Sarpan Disetrum hingga Dirotan Saat Jadi Saksi Kasus Pembunuhan di Polsek Percut Sei Tuan

Rasa penasaran Sinipar terjawab, tiba -tiba dia melihat sosok JN tersandar di pohon pinus dengan tali terlilit di leher kira-kira 10 meter dari posisi sepeda motornya.

Sianipar lalu berlari karena ketakutan menuju perkampungan dan melaporkan apa yang ia lihat di puncak Dolok Tolong kepada kepala desa setempat dan melapor ke Polsek Balige.

Seketika, warga pun berbondong menuju lokasi kejadian .

“Korban tergantung pada pohon pinus dengan tali nilon terlilit pada lehernya, saya curiga, saya tidak mengerti apakah itu bunuh diri atau tidak .Tapi saya lihat kaki korban menyentuh tanah, dijari tangannya ada darah. Pohon itu sendiri berada pada kemiringan dan ranting tempat tali nilon yang diikatkan hanya dua meter dari tanah dan korban sendiri ditemukan dengan posisi tersandar pada batang pohon pinus ,” tutur seorang warga yang mengaku ikut menyaksikan saat polisi mengevakuasi korban sekira pukul 17.00 Wib.

Selanjutnya jasad JN dievakuasi oleh polisi ke RSUD Porsea. Korban diduga sudah lebih satu hari meninggal karena bau mayat sudah tercium di sekitar penemuan jasadnya.

Nenek Muini Tak Mau Menyaksikan Rekonstruksi Pembunuhan 2 Cucunya

Di sekitar rumah korban di Kelurahan Pasar Laguboti terlihat kerumunan warga menunggu kedatangan jasad korban dari rumah sakit. Banyak dari warga yang merasa heran dan tidak percaya meninggalnya korban dengan kondisi seperti itu.

Tersebar kabar, JN sudah tiga hari meninggalkan rumah dan tidak pulang hingga jasadnya ditemukan.

Diketahui JN masuk masa pensiun pada bulan Juni lalu dengan jabatan terakhir sebagai Kepala UPTD Diknas di Kecamatan Porsea. 

Sampai saat ini polisu masih mendalami penyebab kematian korban. Korban meninggalkan tiga orang anak dari seorsang istri,  N br Hutapea.(jun/tri bun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved