Breaking News:

Selama Pandemi Covid-19 di Medan, Angka Ibu Hamil Menurun, Berikut Datanya

Pemko Medan gencar mensosialisasikan kepada orangtua agar menunda kehamilan di masa pandemi, dikarenakan ibu hamil juga berpotensi tertular.

Tribun Medan / Tommy
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB) Kota Medan, Usma Polita 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Selama Pandemi Covid-19 di Kota Medan berlangsung sejak April 2020 lalu, angka ibu hamil perlahan menurun.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB) Kota Medan,  Usma Polita kepada Tri bun-Medan, Minggu (2/8/2020).

Ia mengungkapkan, selama pandemi, pihaknya terus gencar mensosialisasikan kepada orangtua agar menunda kehamilan di masa pandemi, dikarenakan ibu hamil juga berpotensi tertular.

Ia mengatakan jika dilihat melalui data angka kehamilan di masa pandemi Covid-19 di Medan mengalami penurunan secara perlahan, seperti pada bulan Maret ibu hamil masih berjumlah 5.190 (4,98%) lalu memasuki bulan April menurun menjadi 5.008 (5,085%) dan di bulan Mei juga berkurang sedikit 5.004 (4,89%) dan hingga Juni menjadi 4.940 (4,90%).

Bolehkan Ibu Hamil Minum Kopi? Begini Penjelasan Ahli

"Kita sampaikan kalau bisa selama pandemi tunda dulu kehamilan. Dan itu memang menjadi program yang kita jalankan dalam ber-KB. Karena keluarga yang berencana itu kan keluarga yang baik dan berkualitas, ya sebaiknya dalam keadaan Covid-19 ini ya ber-KB.  Mau pasca persalinan, ataupun ber-KB baru," ucapnya.

Ia mengatakan pada Senin (29/6/2020) lalu pihaknya pun telah melaksanakan  pelayanan KB serentak sejuta akseptor KB  di kota Medan, diantaranya IUD sebanyak 20, Implan 147, pil 25.878, kondom 6000, dan suntik 179. Hal tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Harganas Ke XXVII di Kota Medan.

"Anak dua kan lebih baik, semua keluarga kita usahakan berencana. Makanya di masa pandemi ini, keluarga yang menunda kehamilan ini lebih baik karena kan orang hamil beresiko terhadap Covid-19," ucapnya.

Ibu Hamil Positif Corona Kehilangan Bayi 7 Bulan dalam Kandungan, Begini Langkah RSUP Sanglah

Sebelumnya, Plt Ketua TP PKK Kota Medan, Nurul Khairani Akhyar juga mengingatkan agar dimasa pandemi Covid-19 saat ini, orangtua yang ada di Kota Medan lebih baik menunda kehamilan karena resikonya sangat besar. 

Ia juga mengatakan kepada ibu yang telah melahirkan, Nurul berpesan agar jangan lupa ber-KB, sedangkan bagi ibu yang saat ini sedang mengandung, tetap konsumsi makanan bergizi dan menjaga kesehatan dari awal kehamilan hingga melahirkan.

"Bagi ibu yang saat ini sedang mengandung konsumsilah makanan yang bergizi agar ibu dan bayinya tetap dalam keadaan sehat, setelah melahirkan jangan lupa ikuti program KB, apapun KB nya terserah sesuaikan saja dengan kondisi badan."pesan Nurul Kharani Akhyar.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua TP PKK Provinsi Sumut, Nawal Edy Rahmayadi.

Ia menghimbau kepada orangtua agar menunda dulu kehamilan di tengah Covid-19, karena kondisi saat ini katanya sangat rentan bagi ibu-ibu hamil.

"Bagi ibu di masa subur tunda dulu kehamilannya dimasa covid-19 ini, kita menghindari ibu dan bayi tertular dan juga menghindari terjadinya baby boom," ucapnya.(cr21/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved