Breaking News:

Smart TV Banyak Diincar Untuk Hiburan Selama Pandemi Covid-19

selama masa pandemi ini, kebanyakan customer mencari produk elektronik yang bisa memberikan hiburan misalnya televisi.

Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
Seorang karyawan menunjukkan produk TV di Electronic City Plaza Medan Fair, Minggu (2/8/2020). Store Manager Electronic City Plaza Medan Fair Rahmat Efendi mengatakan selama masa pandemi ini, kebanyakan customer mencari produk elektronik yang bisa memberikan hiburan misalnya televisi. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pandemi Covid-19 membawa banyak pengaruh terhadap pola hidup, termasuk pola belanja. Hal ini juga berlaku untuk belanja produk-produk elektronik.

Store Manager Electronic City Plaza Medan Fair Rahmat Efendi mengatakan selama masa pandemi ini, kebanyakan customer mencari produk elektronik yang bisa memberikan hiburan misalnya televisi. Apalagi saat ini produsen produk elektronik gencar mengeluarkan televisi berbasis internet.

"Tiga bulan belakangan kan customer ini di rumah saja jadi mereka mencari produk elektronik seperti televisi. Karena televisi ini kan sebagai media orang untuk mencari hiburan, berita, dan tontonan keluarga. Apalagi saat ini untuk televisi juga sudah ada smart tv yang berbasis Android jadi sangat terhibur karena fitur handphone bisa didapatkan dengan layar TV yang lebih besar," katanya pada Tribun Medan, Minggu (2/8/2020).

Ia mengatakan, saat ini Smart TV juga ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau.

Di Electronic City, customer bisa mendapatkan Smart TV berukuran 32 inci dengan harga mulai Rp 2,2 juta. "Apalagi ini mau menjelang hari kemerdekaan, kita juga akan ada promo," katanya.

Selain itu masyarakat juga banyak mencari mesin cuci dan kulkas. Hal ini kata Rahmat disebabkan karena cuaca yang tidak stabil belakangan ini. Kulkas juga sangat dibutuhkan mengingat pola belanja masyarakat yang semakin terpengaruh pandemi ini.

"Belakangan ini kan sering hujan jadi customer juga butuh mesin cuci. Kulkas juga dibutuhkan karena berguna untuk penyimpanan makanan. Selama ini kan dengan kondisi pandemi kebanyakan masyarakat belanja dan menyetok bahan makanan untuk beberapa hari. Untuk menyimpan bahan makanan ini, mereka butuh kulkas. Karena tak sedikit orang yang takut juga sering berpergian ke pasar atau tempat keramaian," katanya.

Selain itu saat ini pembelian AC juga ada sudah menunjukkan peningkatan. Dikatakan Rahmat pandemi sangat mempengaruhi penjualan produk elektronik. Di mana terjadi penurunan penjualan mencapai 60 sampai 70 persen.

"Tapi kita tetap buka untuk memenuhi kebutuhan customer kita dengan produk elektronik yang mereka butuhkan agar nyaman di rumah. Meskipun dengan keadaan ekonomi yang enggak begitu baik, tapi belakangan ini sudah mulai ada progress ke arah yang lebih baik," katanya.

Di masa pandemi ini kata Rahmat juga sempat terjadi kenaikan harga barang-barang elektronik, seiring dengan naiknya dollar. "Karena barang-barang kita juga kebanyakan dari luar negeri jadi harganya juga mengikut ke dollar. Walaupun begitu saya melihat, sekarang kebutuhan barang-barang elektronik sudah termasuk barang yang sangat dibutuhkan masyarakat terutama untuk hiburan. Jadi tetap sih ada yang beli," katanya.

Halaman
12
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved