Breaking News:

Yasonna Laoly Sebut Penangkapan Djoko Tjandra Merupakan Operasi Sangat Rahasia

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly angkat bicara tentang operasi penangkapan buronan kakap, Djoko Tjandra.

Tribun Medan
Menkumham Yasonna Laoly saat berada di Kota Medan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly angkat bicara tentang operasi penangkapan buronan kakap, Djoko Tjandra.

Yasonna mengatakan bahwa penjemputan Djoko Tjandra merupakan andil Polri.

"Ini harus kita ucapkan selamat kepada Polri. Jadi ini betul P to P atau Police to Police dalam penjemputan Djoko Tjandra," ujar Yasonna Laoly pada Sabtu (1/8/2020) di kantor Badan Kepegawaian Nasional Regional Medan.

Ia mengungkapkan, penangkapan Djoko Tjandra merupakan operasi sangat rahasia.

"Pesannya adalah sama seperti saya menjemput Maria Pauline, bahwa ini adalah kerja sama. Khusus Djoko Tjandra, kita ketahui sangat rahasia, operasi yang sangat rahasia, dipercayakan kepada instansi Polri untuk mengambil itu," sambungnya.

Dalam penuturannya, kinerja pemerintah dalam penangkapan Djoko Tjandra adalah bukti bahwa pemerintah bekerja seoptimal mungkin di bidang hukum.

Setelah Djoko Tjandra ditangkap, pihak berwajib akan meminta pertanggungjawabannya.

"Ini menunjukkan bahwa di mana pun (Djoko Tjandra) berada, pemerintah sangat serius untuk mencari dan meminta pertanggungjawaban beliau di hadapan hukum," sambungnya.

Hingga saat ini, Yasonna Laoly menyampaikan bahwa kasus tersebut masih dalam pemeriksaan.

"Kemarin ada paspornya, kita tarik dan ganti SPLP. Nanti akan kita teliti lagi," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved