Breaking News:

Pemkot Medan Bahas Prosedur Pemakaman Jenazah Pasien Positif Covid-19

Rapat tersebut memutuskan, dalam melakukan tugasnya, petugas pemakaman di Medan akan tetap dilengkapi APD.

Penulis: Inadha Rahma Nidya | Editor: Mikhael Gewati (CM)
DOK. Humas Pemerintah Kota Medan
Rapat Pembahasan dan Tindak Lanjut serta Klarifikasi Kepmenkes RI Nomor HK 01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan Pengendalian Covid-19, di Balai Kota Medan, Senin (3/8/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com – Asisten Umum Setdako Medan Renward Parapat, memimpin Rapat Pembahasan dan Tindak Lanjut serta klarifikasi Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) RI Nomor HK 01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan Pengendalian Covid-19, di Balai Kota Medan, Senin (3/8/2020).

Renward Parapat sendiri memimpin rapat tersebut mewakili Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution  

Untuk diketahui, Kepmenkes RI Nomor HK 0107/MENKES/413/2020 menyangkut pemulasaran dan pemakaman jenazah pasien positif Covid-19.

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Edwin Effendy mengatakan, guna mendukung kelancaran pemakaman jenazah pasien Covid-19, pemulasaran jenazah menjadi tanggung jawab pihak rumah sakit, dan harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Jika pihak rumah sakit tidak memenuhi persyaratan, maka organiasi perangkat daerah (OPD) terkait termasuk petugas pemakaman, dapat menolak melakukan pemakaman.

“Berdasarkan Kepmenkes, pemakaman jenazah pasien Covid-19 dapat dilakukan di pemakaman umum," kata Edwin, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Namun, kata dia, yang perlu diingat, pihak rumah sakit baru dapat mengeluarkan jenazah pasien Covid-19 setelah lokasi pemakaman tersedia. Dengan demikian jenazah tidak terkatung-katung dan memicu penolakan warga.

Edwin menyarankan, dalam bertugas, petugas pemakaman memerlukan masker, sarung tangan, baju hazmat, sepatu bot, face shield, dan kacamata.

“Hanya saja APD yang digunakan dapat dipakai berulang kali untuk efisiensi biaya. Untuk itu, APD yang dibeli harus berkualitas. Sedangkan masker dan sarung tangan dapat digunakan sekali saja,” kata Edwin.

Renward pun menerima saran tersebut, dan memutuskan petugas pemakaman di Medan akan tetap dilengkapi APD.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved