Breaking News:

Berulangkali Lakukan Pencurian Motor, Polisi Polres Binjai Tembak Rudi di Bagian Kaki

Rudi ditangkap setelah melancarkan aksinya kepada korban, dua pelajar yang dianggapnya lebih lemah.

TRIBUN MEDAN/HO
KONDISI rudi usai ditembak personel Satreskrim Polres Binjai terkait kasus curanmor berencana modus tuduh korban. 

TRI BUN-MEDAN.com, BINJAI - Warga Medan Area yang merupakan spesialis pencurian sepeda motor nekat beraksi di Kota Binjai, hingga terpaksa ditembak personel Satreskrim Polres Binjai.

Rudi Prasetya (32) warga Jalan Rahmadsyah Gang Cempaka Kecamatan Medan Area ditempak polisi di kakinya.

Rudi ditangkap setelah melancarkan aksinya kepada korban, dua pelajar yang dianggapnya lebih lemah.

Korban adalah Asyar (15) dan Yusuf (15), dua pelajar warga Gang Sauh III, Lingkungan II Kelurahan Bandar Senembah Kecamatan Binjai Barat.

"Tersangka kami tangkap setelah beraksi melakukan pidana curanmor membawa kabur motor N-Max 155 milik korban. Tersangka juga ditembak karena berupaya melawan petugas dan hendak melarikan diri," kata Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Yayang Rizki Pratama, Rabu (5/8/2020).

Pura-pura Cari Makanan Hewan Ternak, Pelaku Pencurian Betor Ditangkap Polisi

Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting menjelaskan, penindakan berawal  pada Selasa sore sekitar pukul 17.00 WIB Asyar meminjam motor N-Max BK 4957 RBE milik ayahnya Afik Hakim (Pelapor).

Asyar dan Yusuf butuh motor untuk dipakai pergi ke Tanah Lapang Binjai.

Asyar sempat singgah ke rumah Rehan Haikal (saksi) lalu pergi ke Tanah Lapang Binjai dengan berboncengan.

Namun di tengah perjalanan korban dihentikan oleh Rudi dan seorang temannya yang mengendarai motor Honda Beat.

"Modusnya satu pelaku mengatakan kepada korban tuduhan telah menabrak anak kecil, anak kecil itu anak Kapolres kakinya patah. Kemudian salah satu pelaku membawa korban dengan dibonceng ke arah Kelurahan Satria untuk menunjukan anak yang ditabrak," kata AKP Siswanto Ginting.

Warga Jalan Diponegoro Kisaran Resah, Dalam Sebulan Dua Kali Jadi Korban Pencurian

Aksi yang terencana ini berjalan lancar sampai di Kelurahan Satria korban diturunkan dengan alasan menjemput anak yang tertabrak. Kemudian pada saat korban hendak balik ke tempat Motor N-Maxnya ditinggalkan ternyata salah satu pelaku dan motor korban dan saksi sudah diamankan oleh polisi.

Dimana Kanit Pidum Hotdiatur Purba mendapat informasi dari masyarakat bahwa sedang berada di Jalan Satria Kelurahan Satria Kecamatan Binjai Kota. Tim Opsnal Unit Pidum terjun melakukan penyelidikan ke TKP hingga terjadi tembakan.

"Info itu benar dan kemudian TSK diamankan. Pada saat dibawa untuk menunjukan TKP dan mengumpulkan barang bukti tersangka melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga anggota opsnal melakukan tembakan peringatan tetapi tidak dihiraukan hingga dilakukan tindakan tegas dan terukur mengenai kaki sebelah kanan," ungkap AKP Siswanto Ginting.

Selanjutnya tersangka dibawa ke Rumah Sakit Djoelham Binjai untuk membersihkan dan membalut bekas luka tembakan.

Terekam CCTV Aksi Pencurian Sepeda Motor di Siang Bolong, Ini yang Membuat Pencurian Gagal

Kemudian dibawa ke Polres Binjai guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

"Tersangka dijerat dalam tindak pidana pencurian sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 363 KUHPidana. Barang bukti diamankan Motor N-Max BK 4959 RBE, satu Lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan satu handphone Nokia warna biru," jelas AKP Siswanto Ginting.

Hasil pemeriksaan penyidik, Rudi sudah berulangkali beraksi melakukan pencurian sepeda motor. Di antaranya curanmor Honda Beat warna merah di Jl Medan Baru sekitar bulan Juli 2020 Pukul 17.00 WIB (bersama dengan Dayat DPO), lalu curanmor Scopy warna merah di Medan Baru sekitar bulan Mei 2020 Pukul 14.00 WIB (bersama dengan Dayat DPO). (dyk/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved