News Video

Warga Sambangi Kantor Edy Rahmayadi Minta Ganti Rugi Lahan Jalan Tol Medan-Binjai

Forum Masyarakat Tanjung Mulia Hilir melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Kamis (6/8/2020)

Tayang:
Penulis: Satia | Editor: Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.COM - Forum Masyarakat Tanjung Mulia Hilir melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Kamis (6/8/2020).

Mereka menuntut pembayaran ganti rugi lahan persawahan yang terkena pelebaran Jalan Tol Medan-Binjai seksi 1.

Ada sekitar 38 KK yang menggarap lahan seluas 1,8 hektar tidak mendapat ganti rugi padahal mereka sudah mengerjakan lahan persawahan tersebut selama puluhan tahun, bahkan ada yang sudah 54 tahun.

Pada orasi tersebut, warga juga berteriak menyebutkan nama Presiden Joko Widodo agar turun tangan membantu permasalahan ini.

“Kami merasa teraniaya dan tertipu, karena ternyata di lahan kami sudah terbit Sertifikat Hak Milik (SHM) nomor 383, 384, 407, 408, 409, nomor 383, 384, 407, 408, 409, 410 dan 411. Sehingga ganti rugi lahan dibayarkan kepada orang pemilik SHM tersebut. Kami mohon keadilan, kami belum ada dibayar. Pak Presiden Jokowi, tolong kami minta agar hak kami dibayarkan,” kata Koordinator Aksi, Januarius Armen Sinaga.

Tonton video:

Lanjut dia, pihaknya juga mempertanyakan adanya lahan milik Kejaksaan, sehingga diduga sudah salah objek.

Menanggapi tuntutan tersebut, Kepala Bagian (Kabag) Kelembagaan, Biro Organisasi, Alisman Marbun mengatakan, akan menyampaikan keluhan masyarakat ini kepada Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

"Kita akan tampung dulu aspirasi dari masyarakat dan segera akan menyampaikannya kepada pimpinan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved