Akibat Erupsi Gunung Sinabung, Penyiraman Debu di Jalanan Masih Terus Berlangsung
Erupsi terakhir yang dialami warga terjadi pada hari Sabtu (8/8/2020) pukul 17.30 yang membuat warga bermandi abu.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Hingga Minggu (9/8), debu vulkanik hasil erupsi Gunung Sinabung masih tetap dibersihkan oleh para petugas bersama warga di Desab Naman Teran, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo.
Saat dikonfirmasi, seorang warga Desa Naman Teran, Wanto Sembiring (49) menuturkan, saat ini Gunung Sinabung tidak erupsi lagi.
Erupsi terakhir yang dialami warga terjadi pada hari Sabtu (8/8/2020) pukul 17.30 yang membuat warga bermandi abu.
"Naman Teran sekarang aman ,sejak erupsi jam 17,30 semalam belum ada erupsi lagi," ujar Wanto Sembiring saat dikonfirmasi, Minggu (9/8/2020).
• Suasana Terkini di Karo Pasca-erupsi Sinabung yang Sebabkan Sejumlah Daerah Diselimuti Abu
Dikatakannya, hingga saat ini pihak pemerintah bersama TNI dan Polri tetap membersihkan jalanan yang telah diselimuti abu akibat erupsi.
"Abu tidak ada lagi. Dari pagi tadi sampai sekarang masih berlangsung penyiraman oleh BPBD,TNI, PolrI dan pemerintahan," sambungnya.
Dari pengalamannya, saat erupsi sudah terjadi, maka erupsi lanjutan Gunung Sinabung akan terjadi lagi.
• Kisah Pemilik Warung dan Pusat Informasi Sinabung: Sejak Erupsi Pertama, Saya Menyatu dengan Alam
"Biasanya, kalau sudah erupsi, Gunung Sinabung ini akan akan erupsi lanjutan lagi, itu biasanya. Namun, sejak pukul 17.30 WIB kemarin, Gunung Sinabung tidak erupsi lagi," sambungnya.
"Kita tetap waspada dan saat ini, di tempat yang sama, kita tetap memantau aktivitas Gunung Sinabung," pungkasnya.(cr3/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pembersihan-debu-sinabung.jpg)