Breaking News:

Pihak Keluarga Pasrahkan Kasus Pembunuhan Rianto Simbolon ke Polisi

Kartil Simbolon (64), saudara kandung ayah korban, menyampaikan agar kasus pembunuhan tersebut dapat diselesaikan dengan seadil-adilnya

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/HO/Humas Polres Samosir
Empat pelaku pembunuh Rianto Simbolon ditahan di Mako Polres Samosir. Keempat tersangka yakni BS (27), TS (30), PS (41), JS (60) yang merupakan warga Desa Sijambut Kecamatan Ronggur Ni Huta. 

TRIBUN-MEDAN.COM, SAMOSIR - Keluarga dan kerabat Rianto Simbolon (41), korban pembunuhan di Samosir masih ramai di rumah duka usai acara pemakaman jasad korban di kampungnya, Dusun II Desa Sijambur, Kecamatan Ronggur Nihuta, Kabupaten Samosir Selasa (11/8/2020).

Kartil Simbolon (64), saudara kandung ayah korban, menyampaikan agar kasus pembunuhan tersebut dapat diselesaikan dengan seadil-adilnya oleh aparat penegak hukum.

"Kalau kami tidak tahu bagaimana apa motif pembunuhan ini, biarlah polisi mengerjakan tugasnya dengan bijaksana dalam menangani kasus ini," kata Kartil kepada Tribun Medan.

Sepengetahuan Kartil, selama ini tidak pernah ada persoalan hingga berakhir dengan pertengkaran antara korban dan pelaku.

Apalagi, kata Kartil, kakek dari masing-masing korban dan pelaku merupakan kakak beradik.

"Setahu kami tidak ada permasalahan, kami hanya dapat kabar kalau jasadnya sudah berada di rumah sakit," ujar Kartil.

Diketahui, Rianto tewas secara mengenaskan. Ia menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh enam pelaku.

Jasad Rianto ditemukan warga Desa Pardomuan I tepatnya di simpang antara Gereja Advent dan Kafe Buni-Buni, pada Minggu pagi 9 Agustus 2020.

Korban tergeletak berlumuran darah di pinggir jalan menuju Ronggur Ni Huta, Kecamatan Pangururan, Minggu pukul 03.00.

Selanjutnya warga melapor ke Polres Samosir.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved