Tak Ada Lagi Grup Timur atau Barat, Mulyadi Pastikan PSMS Kini Sudah Siap Hadapi Klub Mana Pun
Mulyadi menjelaskan format kompetisi liga 2 musim ini yang berbeda dari sebelumnya tentu memiliki tantangannya tersendiri.
Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan 24 klub peserta telah menyepakati bahwa kompetisi liga 2 2020 dengan format home tournament akan berlangsung mulai 17 Oktober hingga 5 Desember 2020.
Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang mengatakan pada liga 2 musim ini tidak akan ada lagi grup wilayah barat atau grup timur.
Jika pada musim lalu kompetisi liga 2 hanya dibagi dua grup, maka pada tahun ini 24 klub peserta akan dibagi ke dalam 6 grup yang dihuni masing-masing 4 tim.
"Nanti akan diundi 24 klub itu. Akan kita lihat. Jadi tidak ada lagi nanti grup timur atau grup barat," ujarnya, Rabu (12/8/2020) sore.
Mulyadi menjelaskan format kompetisi liga 2 musim ini yang berbeda dari sebelumnya tentu memiliki tantangannya tersendiri.
Jika pada musim lalu kita di awal hanya memperhatikan tim dari barat saja, namun pada musim ini tim dari timur juga harus turut dipantau sejak awal. Karena bisa saja sudah akan bertemu sejak dari fase grup.
"Artinya PSMS bisa saja gabung dengan tim wilayah mana pun. Misal kita tidak tuan rumah ya tergantung nanti undian di mana kita ditempatkan. Bisa saja satu grup sama tim dari Biak, Sulawesi atau Kalimantan," terangnya.
Lebih lanjut Mulyadi menilai lewat sistem undian ini akan lebih fair. Jadi peluang klub lolos dari babak penysihan juga akan ditentukan dari siapa lawan-lawannya dalam satu grup yang merupakan hasil undian.
Dengan demikian undian fase grup ini akan menghindarkan dari adanya kecurangan.
Mulyadi pun mengaku siap dengan hasil dari undian tersebut nantinya. Skuat Ayam Kinantan yang telah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari juga akan dilatih menghadapi kompetisi ketat liga 2 musim ini.
Ia mengatakan target PSMS lolos ke liga 1 musim depan merupakan target besar yang tak bisa ditawar lagi.
Demi target ke liga 1 ini lah maka PSMS bersedia mendatangkan rekrutan berkelas liga 1 di antaranya seperti Paulo Sitanggang dan Ferdinand Sinaga.
Sebab hanya dengan prestasi naik ke liga 1 maka PSMS akan bisa memuaskan dahaga seluruh pecinta Ayam Kinantan di Indonesia khususnya Sumatera Utara.
"Jadi benar-benar fair lah nanti diundi. Jadi kita juga sudah siap dan memang berharap seperti itu bahwa lebih adil. Tapi kita harapkan penyelenggara juga netral," pungkas Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumut ini .
(Can/Tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/penanggungjawab-psms-medan-mulyadi-simatupang.jpg)