Breaking News:

Pembunuhan Rianto Simbolon di Samosir, Anak Korban Alami Trauma Psikis

Belum ada anak korban yang bisa menanggungjawabi adik-adiknya. Anak sulung korban masih duduk di bangku kelas XI SMA.

TRIBUN-MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Empat tersangka pembunuhan Rianto Simbolon dihadirkan dalam temu pers di Mako Polres Samosir, Jumat (14/8/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Para pelaku pembunuhan terhadap Rianto Simbolon harus mendapat hukuman maksimal lantaran membuat kondisi tuuh anak korban trauma. Hal itu disampaikan Dwi Ngai Sinaga, selaku penasehat hukum keluarga korban yang juga tim LBH Parsadaan Pomparan Toga Sinaga Dohot Boru ( PPTSB) kepada wartawan, Sabtu (15/8/2020).

"Karena enam pelaku tak sekadar menghilangkan nyawa korban, melainkan juga membuat ketujuh anak korban mengalami trauma psikis," ujar Dwi.

Tewasnya korban, kata Dwi, menyisakan luka yang sangat mendalam, terkhusus bagi anak-anak korban yang masih sangat membutuhkan kasih sayang orangtua.

Sebab, belum ada anak korban yang bisa menanggungjawabi adik-adiknya. Anak sulung korban masih duduk di bangku kelas XI SMA. Sedangkan anak bungsu korban berumur lima  tahun.

Dwi melanjutkan, kurang lebih dua tahun lalu, istri korban lebih dahulu berpulang ke Yang Maha Kuasa.

"Tahun ini, mereka (ketujuh anak korban) harus dihadapkan lagi dengan kehilangan sosok seorang ayah yang sangat mereka sayangi secara tidak wajar," sebutnya.

Dwi menambahkan, sejauh ini jajaran Polres Samosir telah berhasil menangkap empat dari enam pelaku. Dua pelaku lainnya masih proses pencarian.

Akhirnya Terungkap Motif Pembunuhan Raja Adat Rianto Simbolon, Ini Penjelasan Kapolres Samosir

"Keluarga korban berharap dan memohon agar dua pelaku lagi segera ditangkap. Usut tuntas kasus ini untuk mengetahui siapa-siapa saja yang terlibat dalam perbuatan tersebut," ungkapnya.

Secara tegas, Dwi mendesak Kapoldasu agar bisa segera membentuk tim untuk memburu dua pelaku yang belum tertangkap.

"Kami atas nama keluarga almarhum mendesak Bapak Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin Siregar agar membentuk tim selain melakukan pengawasan terhadap personil Polres Samosir agar bisa memburu pelaku lainnya secara tegas," ucap Dwi.

Halaman
123
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved