Update Pencarian Korban Hanyut Marolop Butarbutar di Mandala di Hari Keempat, Keluarga Harap Doa
"Kita hanya berharap pada doa teman-temanlah agar korban hanyut tersebut segera kita dapatkan,"
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Salomo Tarigan
T RIBUN-MEDAN.com, Medan -
Memasuki hari keempat, pencarian korban hanyut Marolop Butarbutar difokuskan di kawasan kanal Pasar Sukaramai Jalan AR Hakim, Kelurahan Tegal Sari Mandala I, Kecamatan Medan Area dan kawasan Martubung.
Dalam pencarian tersebut, pihak keluarga korban hanyut berharap doa warga Kota Medan agar Marolop Butarbutar segera ditemukan.
"Kita hanya berharap pada doa sambil kita cari juga," Frans Purba (48) dan Polorida Simarmata (43), keluarga korban yang sedang berada di lokasi pencarian di kanal Pasar Sukaramai.
Lebih lanjut, Frans Purba menuturkan bahwa pihaknya sudah menyusuri aliran air di kanal kawasan Pasar Sukaramai.
"Tadi, kita sudah turun ke kanal ini, di dalam gelap karena kita juga berada di bawah jalan. Kita sudah susuri tadi, belum kita temukan," lanjutnya.
Dalam pencarian korban hanyut, pihaknya tetap berkoordinasi dengan pihak Tim SAR.
"Beberapa hari dalam pencarian ini, kita tetap koordinasi dengan Basarnas (Tim SAR), sudah empat hari lah ikut sama hari ini, belum ada hasil," lanjutnya.
"Segala upaya sudah kita lakukan, kita terus ikuti proses pencarian, namun mungkin belum waktunya untuk kita dapatkan," terangnya.
Dalam amatan T ribun, ada enam orang yang turun ke kanal kawasan Pasar Sukaramai dan satu orang memegang tali sebagai pegangan para pencari korban hanyut yang sedang berjibaku di kanal tersebut.
"Kita juga gunakan penerang berupa senter agar bisa terlihat di dalam, gelap. Di bawah itu (kanal) banyak juga sampah, dan katanya dia tersangkut di sana, makanya kita turun dan lihat," lanjutnya.
Selain prediksi dari Tim SAR, pihak keluarga juga meminta petunjuk dari orang yang dianggap bisa menunjukkan keberadaan korban hanyut Marolop Butarbutar.
"Udah kita tanya juga beberapa orang yang bisa menunjukkan lah, orang pintar, kita langsung gerak ke sana. Pokoknya segala upaya kita lakukan, gimana caranya biar segera kita temukan," urainya.
"Dari penuturan orang pintar itu, dia tersangkut di kayu, tapi saat kita turun ke bawah, kita tidak ada melihat kayu. Ada banyak sampah, dan kita juga sudah teliti sampahnya, manatahu nyangkut di sana, rupanya enggak ada," lanjutnya.
Setelah memastikan bahwa keberadaan korban hanyut di kanal kawasan Pasar Sukaramai, pihak keluarga akan melanjutkan ke kawasan Martubung.
"Ini, kita akan segera gerak ke Martubung. Di sini sudah kita cari, moga-moga segeralah kita temukan," terangnya.
"Kita hanya berharap pada doa teman-temanlah agar korban hanyut tersebut segera kita dapatkan," pungkasnya.
Seperti diberitakan, korban terjatuh bersama becak yang ditumpangi ke dalam parit.
(cr3/t ribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/anggota-keluarga-ikut-serta-dalam-pencarian-korban-hanyut-marolop-butarbutar.jpg)