Breaking News:

Istri dan 2 Anak Alami Kebutaan, Ramot Silalahi Surati Bupati Simalungun, Berharap Dapat Bantuan KIS

"Saya berharap dapat KIS untuk anak dan istri saya ini. Kami udah gak punya daya lagi untuk berobat secara mandiri",

Penulis: Alija Magribi
Editor: Salomo Tarigan
Repro istimewa
Keluarga Ramot Silalahi, yang mana putranya, Parluhutan (pertama kiri), putrinya, Hotma Herawati Silalahi (kedua kanan) dan istri Rismawati Simatupang (pertama kanan) mengalami kebutaan 

Laporan Wartawan T r ibun-Medan.com/Alija Magribi

T R IBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN

Beban berat dipikul oleh Ramot Silalahi (48), warga Simpang Rel Muntik, Nagori Bosar Galugur, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.

Berturut-turut istri dan anaknya mengalami gangguan penglihatan atau buta tanpa diketahui sebab yang jelas.

Sebagai suami dan ayah dari anak-anak, tanggungjawab yang dipikul Ramot mutlak adanya.

Sudah semampunya ia membawa ke sana-sini istri dan anaknya yang mengalami kebutaan untuk berobat.

Ditemui di rumahnya, yang tepat berada di pinggir jalan, Ramot yang berjualan kopi membacakan secarik kertas tentang kronologi musibah yang dialami istri dan kedua buah hatinya.

Surat itupun dibuat untuk disampaikan pada Bupati Simalungun JR Saragih.

"Ini ada surat yang isinya kronologi awal mula istri dan anak-anak saya mengalami kebutaan. Saya tulis di sini, untuk disampaikan kepada Pak Bupati pada Senin depan," ujar Ramot.

Dalam dua lembar kertas itu, Ramot mengungkapkan semula pernikahannya dengan istri tercinta, Rismawati Simatupang, (47), pada tahun 1993 berjalan seperti keluarga bahagia umumnya, hingga ketiga anak mereka lahir.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved