Breaking News:

Tingkatkan Kepedulian Bahasa, BBSU Beri Penghargaan kepada Media Massa Umum dan Kampus di Sumut

Kepala Balai Bahasa Sumatra Utara, Maryanto mengatakan, insan pers memiliki peran penting dalam kepedulian bahasa di Sumatra Utara.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
GELAR Wicara dan Penyerahan Penghargaan Media Massa Peduli Bahasa tahun 2020 yang dilakukan oleh BBSU. Penghargaan ini diberikan kepada media massa umum dan media massa kampus yang ada di Sumatra Utara yang dilakukan di Hotel Le Polonia Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (25/8/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Balai Bahasa Sumatra Utara atau BBSU melakukan Gelar Wicara dan Penyerahan Penghargaan Media Massa Peduli Bahasa tahun 2020.

Penghargaan ini diberikan kepada Media massa umum dan Media massa kampus yang ada di Sumatra Utara yang dilakukan di Hotel Le Polonia Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (25/8/2020).

Dalam Gelar Wicara dan Penyerahan Penghargaan ini, terdapat masing-masing tiga pemenang dari kategori media massa umum dan kampus. Di antaranya untuk media massa umum pemenang pertama Harian Tribun Medan, disusul dengan Harian Waspada dan Analisa.

Untuk media massa kampus, pemenang pertama yakni Kreatif dari Unimed dan disusul Suara USU serta Dinamika UINSU sebagai pemenang dua dan tiga.

Sementara juga terdapat penghargaan kepada penulis tentang kebahasaan dan kesastraan paling produktif di media massa yang diberikan kepada Alkaushar Lingga.

Audrey Sebayang, Duta Lingkungan Hidup Medan yang Kuasai Lima Bahasa

Kepala Balai Bahasa Sumatra Utara, Maryanto mengatakan, insan pers memiliki peran penting dalam kepedulian bahasa di Sumatra Utara.

"Pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada insan pers yang memiliki peran sentral dalam kepedulian bahasa dan perjalanan bahasa dari waktu ke waktu," ujar Maryanto, Selasa (25/8/2020).

Ia menuturkan bahwa perjalanan pers dari awal sangat erat dengan perjuangan kemerdekaan tak hanya kemerdekaan Republik Indonesia tapi juga kemerdekaan pers dan kemerdekaan bahasa.

"Kemerdekaan pers dan kemerdekaan bahasa menjadi sesuatu yang mengiringi perjalanan insan pers dan perusahaan media dari sejarah bangsa ini. Untuk itu sangat penting untuk mengapresiasi dan mendukung perjalanan pers sebagai wadah terbuka bagi gagasan dan ide masyarakat atau opened place of idea," katanya.

Selain itu, Maryanto juga menyampaikan rencana BBSU ke depan untuk melakukan pemusatan kembali asal usul bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa Melayu tepatnya di Barus.

Pemusatan kembali ini secara teknis akan direalisasikan melalui penyelenggaraan Kongres Bahasa ke 13 yang dilakukan di Medan.

Nonton Film AADC Kunci Sukses Penyanyi Tersohor di Amerika Supaya Lancar Bahasa Indonesia !

"Kita ingin melakukan pemusatan kembali asal usul bahasa Indonesia yang dimulai dari Barus, Sumatra Utara. Selain itu kita juga mengajukan sastrawan asal Sumut Sanusi Pane sebagai Pahlawan Nasional karena berkontribusi begitu besar terhadap perjalanan Bahasa di Indonesia," ujarnya.

Perwakilan dari Lembaga Pers Mahasiswa Dinamika UINSU yang menjadi pemenang III dalam penghargaan media massa kampus peduli Bahasa, Lania mengatakan pihaknya akan terus memacu diri agar bisa lebih baik dalam hal kepedulian Bahasa.

"Kami jadikan penghargaan ini sebagai pemicu untuk bisa lebih baik lagi ke depan. Lebih memerhatikan penggunaan EYD dalam setiap tulisan dan ke depan kami akan lebih mengembangkan skill khusus nya di bidang editorial," ungkap Lania.(cr14/tri bun-medan.com)

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved