Breaking News:

Jelang Pilkada Serentak di Sumut

Jelang Pendaftaran Balon Wali Kota, KPUD Binjai Koordinasi Rutin dengan Polres dan Kodim

Pendaftaran setiap paslon wajib hadir didampingi pimpinan partai politik pengusung atau seluruh pimpinan dari gabungan partai politik pengusung.

TRIBUN MEDAN/HO
KPUD Binjai dan Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni audiensi rutin menjelang Pilwako Binjai 2020 di Kantor KPUD Kota Binjai, di Jalan Gatot Subroto, Rabu (26/8/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, BINJAI - Teka-teki siapa yang akan menjadi calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai tinggal hitungan hari. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Binjai segera membuka pendaftaran pasangan bakal calon (balon) dilakukan di Kantor KPUD Kota Binjai, mulai 4 hingga 6 September 2020.

"Seluruh persiapan agenda pendaftaran mulai rampung sejak hari ini, termasuk berkoordinasi masalah pengamanan dengan Polres Binjai, Kodim 0203/Langkat, dan instansi terkait," ungkap Ketua KPUD Kota Binjai, Zulfan Effendi, Rabu (26/8/2020).

Zulfan mengatakan, tata cara dan mekanisme pendaftaran paslon kepala daerah berpedoman pada Peraturan KPU RI Nomor: 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan dalam Kondisi Bencana Covid-19.

Adapun proses pendaftaran setiap paslon wajib hadir didampingi pimpinan partai politik pengusung atau seluruh pimpinan dari gabungan partai politik pengusung.

Dan setiap agenda dilaksanakan sesuai protokol kesehatan di masa pandemik Covid-19.

Tahapan Sudah Mulai Kembali, Anggaran KPUD Binjai Masih Tertahan di Pemko Binjai

"Pendaftaran bakal calon tanggal 4 dan 5 September mulai start pukul 08.00 sampai 16.00 WIB sore. Diimbau balon dan rombongan tetap ikuti prosedur protokol kesehatan. Yang berbeda secara khusus tanggal 6 September adalah jadwalnya dimulai pukul 08.00 hingga 24.00 WIB," kata Zulfan.

Setelah pendaftaran, KPUD Kota Binjai akan berlanjut melaksanakan tahap verifikasi berkas administrasi pendaftaran paslon pada 4 hingga 6 September, meminta tanggapan dan masukan masyarakat pada 8 dan 9 September. Lalu setiap balon akan dilakukan pemeriksaan kesehatan di RSU Haji Adam Malik pada 4 hingga 11 September 2020.

"Demi pelayanan dan mempermudah informasi, bapaslon dan tim pendukungnya membutuhkan informasi teknik pendaftar kami persilahkan datang dan berkonsultasi kepada petugas Help Desk KPU Kota Binjai. Dan dibuka di kantor KPUD," ungkapnya.

Fungsi Help Desk KPU, agar paslon kepala daerah memahami ketentuan khusus terkait tata cara dan mekanisme pendaftaran.

Help Desk KPU akan secara rinci membantu menjelaskan teknis di saat Pilkada harua menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Larang ASN Terlibat Pilkada, Gubernur Edy Tegaskan Tak Segan Beri Sanksi Pemecatan

"Di masa Covid-19, ketentuan-ketentuan khusus tersebut umumnya menyangkut protokol kesehatan yang berbeda, seperti kewajiban paslon dan tim pendampingnya memakai masker dan menjaga jarak interaksi, serta membatasi jumlah anggota tim pendamping yang hadir," jelasnya.

Ketua KPUD Binjai, Zulfan Effendi menyampaikan, KPUD sedang berkoordinasi dengan pihak medis RS Adam Malik, BNN, Himpunan Psikolog Indonesia untuk memasuki agenda pendaftaran bakal calon Pilwako Binjai pada 4-6 September 2020 mendatang.

Di massa pandemi Covid-19, Zulfan juga menyampaikan setiap bakal calon dimintai agar melakukan uji swab tes mandiri.

"Swab tes Covid-19 sebagai persyaratan mencalonkan. Untuk swab tes pihaknya masih menunggu aturan resmi KPU, setelah sebelumnya juga sudah ada anjuran dari pihak Ikatan Dokter Indonesia," katanya.(dyk/tri bun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved