Breaking News:

Keranjingan Judi dan Foya-foya, Pria Ini Berkali-kali Merampok Minimarket, Akhirnya Didor Dua Kali

Spesialis perampok minimarket, Surya Dharma alias Galung (33), warga Kecamatan Perbaungan, Sergai, merintih kesakitan karena luka di kedua kakinya

TRIBUN MEDAN / HO
Kapolres Binjai AKBP Romadhoni memimpin gelar perkara di Polsek Binjai Utara, Rabu (26/8/2020) dalam kasus perampokan minimarket dengan tersangka Surya Dharma alias Galung (33), warga Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Spesialis perampok minimarket, Surya Dharma alias Galung (33), warga Jalan Masjid, Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai, merintih kesakitan.

Galung berjalan tertatih menahan sakit bekas tembakan saat gelar perkara di Polsek Binjai Utara, Rabu (26/8/2020).

Galung mengakui motifnya selama ini melakoni perampok minimarket karena keranjingan bermain judi dan budaya foya-foya.

Dia selama ini berstatus pengangguran yang tidak punya skill produktif dan pekerjaan tetap.

Serangkaian aksinya sudah berulangkali dilaporkan. Hingga akhirnya diringkus oleh anggota Opsnal Unit Reskrim Polsek Binjai Utara Polres Binjai, yang melumpuhkan Galung dengan tembakan terukur pada kedua kakinya.

Kapolres Binjai AKBP Romadhoni Sutardjo mengatakan, Galung ditangkap setelah petugas menindaklanjuti tiga kasus perampokan minimarket di Kecamatan Binjai Utara.

Katanya, rentetan aksi kejahatannya dalam tiga bulan dilancarkan di Kota Binjai, Kabupaten Deliserdang, dan Kabupaten Serdangbedagai.

"Tersangka diringkus anggota kami tim Opsnal Polsek Binjai Utara di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Binjai Utara. Barang bukti ada uang tunai Rp 500 ribu diduga hasil kejahatan, tas sandang, topi, dan masker," ungkap AKBP Romadhoni, didampingi Kapolsek Binjai Utara, Kompol Feriana Gultom, Kasat Reskrim, AKP Yayang Rizki Pratama, Kasubag Humas, dan AKP Siswanto Ginting

Galung biasanya beraksi dengan melakukan intimidasi dengan senjata tajam, lalu meminta kasir minimarket menyerahkan seluruh uang di dalam laci.

Bahkan sudah empat kali beraksi di Kota Binjai.

"Modusnya mengancam dengan senjata tajam. Di Binjai, tersangka empat kali melakukan aksi perampokan minimarket, tiga di antaranya terjadi di Kecamatan Binjai Utara dan satu di Kecamatan Binjai Barat,” jelasnya.

"Terakhir Galung beraksi di Kelurahan Bandarsenembah, Kecamatan Binjai Barat, pada 21 Agustus 2020 lalu. Aksinya terekam kamera CCTV minimarket, sehingga memudahkan petugas mengungkap kasus ini," imbuh Kapolres.

Tersangka SDA alias Galung dijerat dengan Pasal 365 Ayat (2) KUHP, tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman maksimal 12 tahun kurungan penjara.

(Dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved