Breaking News:

UPDATE Ledakan Bengkel, Mulianto Luka Bakar 36%, Mardiono Syok Ingat Serpihan Besi Beterbangan

Seorang korban ledakan Bengkel Las KM 29, Mulianto (37) masih terbaring lemah di RS Bangkatan Binjai, Jumat (28/8/2020).

Tribun-Medan.com/Dedy Kurniawan
Seorang korban ledakan Bengkel Las KM 29, Mulianto (37) alami luka bakar 36 persen dan kini masih dirawat intensif di RS Bangkatan Binjai, Jumat (28/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Seorang korban ledakan Bengkel Las KM 29, Mulianto (37) masih terbaring lemah di RS Bangkatan Binjai, Jumat (28/8/2020).

Perban membalut sekujur tubuhnya, baik wajah, tangan hingga kaki. Mulianto mengalami luka bakar 36 persen.

Mulianto masih syok dan sulit untuk berbicara. Dia terkena dampak ledakan saat sedang berada di dalam mobil Toyota Rush silver BK 1706 EJ yang berada tepat di depan Bengkel Las KM 29 di Jalan Raya Medan-Stabat, Dusun I Purnamasari, Desa Tandam Hulu II Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang.

Korban lainnya, Mardiono (55) masih terbaring lemas di bangsal RS Bangkatan Binjai. Warga Jalan Bambu Pasar X Kelurahan Cengkeh Turi Kecamatan Binjai Utara ini terlihat bersama istrinya yang setia menemani.

"Saat kejadian itu ledakan sangat besar. Saya sedang bersama teman mau belanja membeli material besi di bengkel las itu. Pas ledakan cepat kali atap langsung rubuh. Kami pergi naik sepeda motor yang hancur akibat ledakan itu," jelasnya.

"Pas kejadian saya lihat langsung kira-kira ada 10 orang yang kena ledakan, ada juga orang yang sempat terbakar di bengkel las itu,” ungkapnya.

Petugas Polres Binjai bersama tim Labfor Polri Cabang Medan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascameledaknya bengkel las di Jalan Raya Medan-Stabat KM 29, Deliserdang, Kamis (27/8/2020). Meledaknya bengkel las tersebut diduga akibat kelalaian pekerja, sehingga menyebabkan tiga orang meninggal dunia.
Petugas Polres Binjai bersama tim Labfor Polri Cabang Medan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascameledaknya bengkel las di Jalan Raya Medan-Stabat KM 29, Deliserdang, Kamis (27/8/2020). Meledaknya bengkel las tersebut diduga akibat kelalaian pekerja, sehingga menyebabkan tiga orang meninggal dunia. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Mardiono mengalami beberapa luka sobek akibat serpihan material besi yang terlontar serampangan.

Sesekali dia merintih menahan sakit pada bagian perut, pinggang dan kakinya.

"Yang saya lihat ada percikan api, diperkirakan menyambar selang tabung gas, diduga bocor makanya langsung meledak cepat," katanya.

Halaman
12
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved