Breaking News:

Jual Judi KIM, Polisi Tahan Seorang Petani di Tapanuli Tengah

Paur Humas Polres Tapteng, Ipda Julius Sinurat mengatakan DN ditahan karena diduga menjadi pelaku perjudian jenis KIM.

TRIBUN MEDAN/HO
DN ditahan karena diduga menjadi pelaku perjudian jenis KIM. 

TRI BUN-MEDAN.COM, TAPTENG - Seorang pria berinisial DN (35) yang sehari-hari berprofesi sebagai petani ditahan di Mako Polres Tapteng, Sabtu (29/8/2020).

Paur Humas Polres Tapteng, Ipda Julius Sinurat mengatakan DN ditahan karena diduga menjadi pelaku perjudian jenis KIM.

"Ditetapkan sebagai tersangka dengan jenis judi KIM," kata Julius, Sabtu (29/8).

DN yang merupakan warga Dusun III, Desa Gunung Kelambu, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapteng ini dditangkap unit Reserse dan Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor Pinangsori, dari  sebuah warung Jumat (28/8/2020) sekira pukul 20.00 WIB.

Ia diduga telah melakukan tindak pidana perjudian jenis KIM.

Polres Tanjungbalai Tangkap Lima Tersangka Kasus Judi Beromset Jutaan Rupiah per Hari

Dalam penangkapan itu, unit Reskrim Polsek Pinangsori mengamankan 1 unit Handphone (HP) hitam yang diduga dipakai DN sebagai sarana penulisan nomor KIM dan uang tunai sebesar Rp98.000.

Menurut Julius penangkapan DN berawal dari informasi masyarakat, yang menyebutkan bahwa di Dusun Ill, Desa Gunung Kelambu, tepatnya di dalam sebuah warung milik seorang warga, ada seorang laki-Iaki yang melakukan perjudian jenis KIM.

Laki-laki itu disebutkan berinisial DN.

“Personel Polsek Pinangsori Iangsung menuju lokasi dan melihat ada seorang laki-laki dengan ciri-ciri yang disampaikan sedang duduk di dalam warung dimaksud. Laki-laki itu langsung diamankan dan digeledah,” kata Sinurat dalam keterangannya.

Pelaku Judi Kim Diamankan Petugas di Warung Kopi Jalan Sempurna

Dari hasil penggeledahan, ditemukan pasangan angka-angka diduga angka-angka perjudian jenis KIM dari dalam HP milik DN serta uang tunai sebesar Rp 98.000 dari dalam kantong pakaian DN yang juga diduga hasil dari pemasangan angka-angka dari perjudian jenis KIM.

“Kepada personel Polsek Pinangsori, DN juga mengakui perbuatannya. Sehingga DN bersama barang bukti yang dimilikinya, diboyong ke Polsek Pinangsori guna menjalani proses lebih Ianjut,” pungkas Sinurat. (jun/tri bun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved