Breaking News:

Koleksi Ribuan Tanaman Bonsai, Amir Olah Hobi Jadi Usaha, Sempat Korbankan Bonsai untuk Eksperimen

Bonsai adalah seni yang tidak akan pernah habis. Selagi tanaman bonsai masih hidup, dapat tetap dibentuk dan berkembang.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/KARTIKA
AMIR, penjual bonsai yang sedang mengecek tanaman bonsai untuk dapat dijual di sekitar kawasan Unimed, Minggu (30/8/2020). 

Tri bun-Medan.com, Medan - Tanaman bonsai selalu memiliki daya tarik tersendiri oleh para pencinta tanaman.

Punya bentuk unik yang terletak di akar dan batangnya, bonsai masih menjadi tanaman eksklusif dengan harga fantastis.

Tidak heran, hingga saat ini, pengrajin bonsai masih dapat dihitung jari. Satu diantaranya ada Amir, penjual bonsai satu-satunya di jajaran toko bunga sekitaran Universitas Negeri Medan.

Amir sudah berkecimpung dalam dunia tanaman bonsai sejak duduk di bangku SMP. Hal ini didukung oleh hampir seluruh keluarganya memiliki usaha bunga.

Bahkan, nenek Amir sempat mendapat penghargaan dari pemerintah yang menjadi pelopor penjual tanaman pertama di Medan.

"Kalau ini hobi memang dari orangtua turun temurun dari tahun 90an. Waktu masih sekolah SMP sudah diajari cara membentuk bonsai. Kalau saya tertarik ini awalnya karena bentuknya ini indah, batangnya besar tapi akar-akarnya kecil, itu yang buat kita tertarik. Alhamdulillah hobi yang bisa menghasilkan juga ini," ungkap Amir kepada Tribun Medan, Minggu (30/8/2020).

Petaka Cari Pohon Serut Incaran Kolektor Bonsai, Pria Ini Kehilangan Nyawa selepas Terimpit Batu

Bagi Amir, bonsai adalah seni yang tidak akan pernah habis. Hal ini diungkapkannya lantaran selagi tanaman bonsai masih hidup, dapat tetap dibentuk dan berkembang.

"Bonsai ini seni yang tidak pernah mati, karena pohonnya hidup, bukan seperti lukisan yang dibuat selesai. Bonsai ini dibuat sudah nampak indah belum tentu selesai kecuali pohon dan orangnya mati. Ini terus berkembang tidak berhenti," ujarnya.

Saat ini Amir memiliki koleksi hingga ribuan tanaman bonsai yang ia bentuk dan dikembangbiakkan secara mandiri. Amir menuturkan bahwa bonsai sendiri memiliki aturan dan bahan khusus agar dapat dibentuk sesuai kemauan pemiliknya.

"Bonsai ini dibentuk sesuai aturan bonsai. Contohnya di bonsai ada kawat alumunium yang memang khusus untuk bonsai agar batangnya dapat dibentuk sesuai yang kita inginkan," tutur Amir.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved