AMK Humbahas Demo ke Kantor DPRD soal ‘Borong Parpol’

Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kampus (AMK) Humbang Hasundutan (Humbahas) menggelar aksi damai ke Kantor DPRD setempat

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Ketua DPRD Humbahas Ramses Lumban Gaol didampingi anggota DPRD Jamanat Sihite, Bresman Sianturi, Guntur Simamora, Sanggul Rosdina Manalu, dan Sekwan Parlindungan Simamora menemui massa AMK Humbahas di depan Kantor Dewan, Kamis (3/9/2020). 

TRIBUN-MEDAN.COM, HUMBAHAS - Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kampus (AMK) Humbang Hasundutan (Humbahas) menggelar aksi damai ke Kantor DPRD setempat, Kamis (3/9/2020).

Aksi yang dikawal puluhan anggota kepolisian dan anggota Satpol PP itu diawali dari Lapangan Merdeka Doloksanggul ke Simpang Empat Besar dengan berjalan kaki sambil membawa sejumlah spanduk hingga menuju Kantor DPRD.

Massa menyampaikan sejumlah tuntutan kepada para wakil rakyat terkait kondisi perpolitikan di daerah itu, khususnya menjelang pelaksanaan Pilkada Humbahas.

AMK menilai Pilkada Humbahas kurang demokratis karena dikabarkan hanya diikuti satu pasangan calon atau calon tunggal.

Bupati petahana Dosmar Banjarnahor digadang-gadang akan maju sebagai calon tunggal di Pilkada Humbahas dengan melawan kotak kosong.

“Pilkada telah menipu kita. Hak demokrasi dikantongi oleh sepihak. Seluruh partai tak dapat dipercaya,” ucap orator aksi, Azari Tumanggor saat membacakan tuntukan mereka di hadapan Ketua DPRD Humbahas Ramses Lumban Gaol, didampingi anggota DPRD Jamanat Sihite, Bresman Sianturi, Guntur Simamora, Sanggul Rosdina Manalu, dan Sekwan Parlindungan Simamora.

Lebih lanjut dia mengatakan, situasi perpolitikan di Humbahas yang sedang terjadi saat ini adalah dukacita demokrasi.

“Pemilu ini hanya menjadi ajang pesta partai politik borjuis. Lantas, masih relevankah pemilu dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan rakyat?” katanya.

Selain itu, massa meminta para pimpinan partai politik untuk memegang teguh prinsip dasar pendirian parpol, yaitu mempersiapkan orang-orang untuk mengelola negara atau daerah, khususnya Kabupaten Humbahas baik di legislatif maupun eksekutif.

“AMK Humbang Hasundutan akan melawan segala bentuk persekongkolan jahat antara pemodal dan politisi yang berupaya melakukan sabotase politik di Pilkada Humbahas,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Humbahas Ramses Lumban Gaol mengatakan, sangat mengapresiasi gerakan yang dilakukan oleh AMK Humbahas.

Kata dia, seluruh aspirasi yang disampaikan kepada mereka akan ditampung dan disampaikan kepada pimpinan parpol masing-masing. Sebab, kata dia, mereka hanyalah perpanjangan tangan parpol dari pusat.

“Kami bangga bahwa masih ada yang peduli untuk menyuarakan aspirasi masyarakat yang ada di Humbang Hasundutan ini. DPRD adalah perwakilan dari seluruh partai politik yang memiliki kursi. Barang tentu, aspirasi ini akan kami tindaklanjuti dengan pimpinan partai politik di pusat. Dan sebagai wakil rakyat, wajib hukumnya menampug aspirasi adek-adek kami,” kata Ramses.

Pada kesempatan itu, dia tidak menampik bahwa saat ini sedang beredar informasi yang menyebutkan, bupati petahana Dosmar Banjarnahor akan maju sebagai calon tunggal di Pilkada Humbahas dengan melawan kotak kosong.

“Sesuai dengan informasi yang beredar ada katanya (borong parpol). Tapi karena belum pendaftaran, ya memang itu mengangkangi hak-hak demokrasi masyarakat Humbang Hasundutan jika hanya calon tunggal atau melawan kotak kosong. Yang dapat kami lakukan akan sama-sama mengawal supaya Undang-Undang Pilkada nanti disempurnakan,” pungkasnya.

(jun-tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved