Kawula Muda Medan Antusias Mainkan Permainan Tradisional, Egrang Paling Banyak Diminati

Anak muda hingga dewasa antusias dan turut meramaikan Lapangan Merdeka untuk memainkan permainan tradisional tersebut.

TRIBUN MEDAN/KARTIKA
WARGA Medan saat mencoba permainan tradisional egrang yang disediakan oleh KPOTI Medan di Lapangan Merdeka, Minggu (6/9/2020). 

Tribun-Medan.com, Medan - Generasi millenial mungkin akan terasa asing jika mendengar permainan tradisional seperti Terompah, Engklek, ataupun Egrang yang merupakan permainan tradisional hits zaman dulu.

Namun kini, semua permainan tersebut dapat dijumpai di Lapangan kota Medan seperti Lapangan Merdeka tiap Minggu Pagi yang diselenggarakan oleh Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Kota Medan dalam program Medan Mojok Lapangan.

Adanya, beragam jenis koleksi permainan tradisional ini turut menarik perhatian masyarakat yang sedang berolahraga pagi di sekitaran Lapangan.

Tak heran, jika tidak beberapa lama kemudian, anak muda hingga dewasa antusias dan turut meramaikan untuk memainkan permainan tradisional tersebut.

Diantaranya ada Aditya Prayoga, pelajar MAS PAB 2 Medan.

Ia mengungkapkan bahwa awalnya ia dan teman-temannya berminat untuk olahraga pagi dan tidak mengetahui adanya program KPOTI ini.

COBAIN Permainan Tradisional di Lapangan Merdeka, Generasi Millenial Wajib Ikut Biar Tahu

"Sebelumnya belum tahu kalau disini ada kegiatan, iseng-iseng tadi olahraga disini terus kita lihat ada kegiatan seperti ini ya sedikit terkejut juga karena sebelumnya kan tidak ada,"ungkap Aditya kepada Tribun Medan, Minggu (6/9/2020).

Aditya dan teman-temannya tampak asyik menikmati beragam permainan yang disajikan KPOTI Medan, diantaranya Egrang.

Dari amatan Tribun Medan, awalnya ia tampak kesusahan untuk menyeimbangkan tubuhnya namun tak beberapa lama ia sudah mampu untuk berjalan menggunakan egrang untuk beberapa langkah.

"Kalau tadi nyobain egrang dan ini baru pertama kali coba sebelumnya belum pernah.
Seru lah, tadi awalnya sempat jatuh-jatuh karena belum pernah sebelumnya. Tapi ini udah bisa dikit-dikit, ini mentantang kali lah buat yang belum pernah," ungkap Aditya.

Tambahnya, ia juga berharap agar wadah dalam permainan tradisional ini tetap ada untuk dapat dinikmati anak muda saat ini selain game secara online.

Dilantik jadi Ketua Portina, Asrizal Target Kenalkan Permainan Tradisional di Deliserdang

"Ya kita berharapnya permainan disini terus ada ya, jadi untuk yang pertama datang dan belum pernah coba sebelum bisa merasakan keseruan permainan ini, ya biar gak game online terus," ujarnya.

Dari seluruh permainan tradisional, permainan Egrang tampak laris manis dicoba oleh anak muda dalam tingkatan SMA hingga dewasa.

Pengalaman pertama memainkan egrang juga turut dirasakan oleh Adam, warga Medan yang selesai berjualan kaos sablon di Lapangan Merdeka.

Dengan OVOO, Kini Pangkalan Elpiji Jangkau Pelosok Sumut, Bisa Memerangi Permainan Harga Pengecer

"Saya jarang-jarang ke tempat ini dan baru ini lihat ada permainan tradisional kayak gini. Tahu ini waktu selesai jualan saat berencana pulang, tapi saya lihat ada orang main eggrang ini jadi saya tertarik untuk ikutan," ujar Adam.

Adam juga menuturkan jika ini kali pertama ia bermain egrang dan merasa kesulitan saat awal pertama kali mencoba.

"Pertama coba egrang ini sulit karena kan kita harus jaga keseimbangan juga karena baru ini juga main jadi ya ada jatuh-jatuh juga tapi seru sih karena sebelumnya belum pernah main ginian," pungkas Adam.(cr13/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved