Breaking News:

Sumut Jadi Lokasi Kongres Bahasa di Luar Jawa, BBSU Ajukan Sanusi Pane Sebagai Pahlawan Nasional

Sumatera Utara juga memiliki tokoh yang sangat berperan dalam lahirnya bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan seperti Sanusi Pane.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/HO
PELAKSANAAN uji coba dinamis Ujian Kemahiran Bahasa Indonesia atau UKBI di Balai Bahasa Sumatera Utara beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Balai Bahasa Sumatera Utara, Maryanto menyebutkan bahwa Sumatera Utara sangat berperan penting terhadap lahir dan berkembangnya bahasa Indonesia.

Dikatakannya, berdasarkan bukti sejarah Sumatera Utara adalah satu-satunya tempat diselenggarakan kongres bahasa Indonesia di luar Pulau Jawa.

"Sumatera Utara juga memiliki tokoh yang sangat berperan dalam lahirnya bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan seperti Sanusi Pane. Oleh karena itu, kita mengusulkan tokoh Sanusi Pane sebagai pahlawan nasional," ungkapnya.

Sanusi Pane Dinilai Layak Jadi Pahlawan Nasional dari Sumatera Utara

Maryanto menuturkan, sebagai seorang yang kerap menulis syair perjuangan, Sanusi Pane dianggap berjasa. Ia juga ikut memperjuangkan lahirnya satu bahasa pemersatu.

"Meski Indonesia baru merdeka pada 1945, namun gagasan itu sudah diperjuangkan sejak 1926, di Kongres Bahasa yang mendorong lahirnya Sumpah Pemuda 1928," katanya.

Perkuat Perda Bahasa, Balai Bahasa Sumut Gelar Sikronisasi Kebijakan Kebahasaan

Tidak hanya melahirkan bahasa persatuan Indonesia, kata Maryanto, Sanusi Pane juga melahirkan lembaga kebahasaan yaitu Institut Bahasa Indonesia sebagai lembaga yang bertanggungjawab terhadap perkembangan kebahasaan.

"Hal ini perlu kita gaungkan karena status kepahlawanan dari segi bahasa juga harus diakui khususnya oleh pemerintah Sumatera Utara," katanya.(cr14/tribun- medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved