Tanggapi Penertiban Pemukiman Pinggir Rel Belawan, Camat: Kita Segera Musyawarah dengan PT KAI.

Ahmad juga menuturkan, ada beberapa perwakilan warga berdomisili pinggir rel yang turut memohon agar penertiban dilaksanakan secara adil.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/KARTIKA
CAMAT Medan Belawan, Ahmad. 

Tri bun-Medan.com, Medan - Rencana pemacakan dalam penertiban di pemukiman pinggir rel Belawan yang terletak di Jalan Sumatera, Kelurahan Belawan II, Medan Belawan sedikit tidaknya menimbulkan kekhawatiran warga.

Hal ini kemudian ditanggapi oleh Camat Medan Belawan, Ahmad. Ahmad menuturkan, dalam penertiban ini, pihak kecamatan sudah melakukan penyuratan kepada pihak PT. KAI.

"Kami sepakat surat sudah dibuat lurah. Kita menyurati pihak PT. KAI Medan untuk segera mengadakan musyawarah," ungkap Ahmad, Senin (7/9/2020).

Ahmad juga menuturkan,  ada beberapa perwakilan warga berdomisili pinggir rel yang turut memohon agar penertiban dilaksanakan secara adil.

"Tadi pagi ada warga yang datang ke kita terkait penertiban ini. PT. KAI karena akses mereka, mereka harus pagar. Jadi warga memohon agar mereka tetap mendapat akses ke rel kereta api. Kita tampung aspirasi mereka dan kita surati PT. KAI dan harus bertemu dengan PT. KAI untuk mengadakan musyawarah," ujarnya.

Manager Humas PT KAI: Tumpukan Batu di Atas Rel Kereta Api Itu Benar Terjadi, Tonton Videonya

Saat dikonfirmasi mengenai nasib para pedagang yang sebelumnya berjualan di rel, Ahmad juga telah menyurati pihak PD Pasar untuk dapat merelokasi para pedagang untuk dapat berjualan di dalam Pasar.

"Kita juga sudah hubungi PD Pasar dan masih banyak tempat kosong. Tapi ya kita harap maklum dengan para penjual. Langsung PD Pasar ini mengatakan bahwa lokasi Pasar Kapuas dapat ditempati," ujarnya.

Ahmad mengimbau kepada warga yang berdomisili pinggir rel agar tidak panik.

Alasan Sepeda Motor dan Mobil Sering Mati Mesin saat Melintasi Rel Kereta Api, Ini Penjelasannnya

Pihak kecamatan agar segera melakukan audiensi musyawarah untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

"Kita berharap agar para warga jangan terlalu panik, kita sudah surati pihak PT KAI untuk melakukan musyawarah, kita akan usahakan yang terbaik untuk kepentingan bersama," pungkasnya.

Tribun Medan juga mencoba untuk menghubungi pihak Humas PT. KAI namun belum mendapat respons terkait penertiban pemukiman pinggir rel Belawan.(cr13/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved