Update Covid19 Sumut 8 September 2020
Adakan Swab Massal, Gugus Tugas Covid-19 Sumut Sudah Periksa 48.190 Spesimen
Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara mencatat hingga pekan kemarin, telah dilakukan pemeriksaan terhadap 48.190 spesimen.
Penulis: Satia | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara mencatat hingga pekan kemarin, telah dilakukan pemeriksaan terhadap 48.190 spesimen.
Pelaksanaan swab massal memang menjadi program GTPP Covid-19 Sumut. Dari 33 kabupaten/kota di Sumut, kawasan Medan, Binjai, Deliserdang (Mebidang) menjadi sasaran utama pelaksanaan swab massal.
Pasalnya, kasus covid-19 di tiga daerah itu tercatat cukup tinggi, yakni 73 persen dari total kasus positif di seluruh Sumut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan angka rata-rata positif sebesar 16 persen, atau dari 100 spesimen pemeriksaan swab 16 di antaranya dinyatakan positif.
“Perkembangan Covid-19 Sumatera Utara sangat dinamis. Beberapa peningkatan signifikan kasus konfirmasi harian didapatkan, salah satunya dipengaruhi jumlah swab yang dilakukan dalam jumlah besar, sehingga penderita konfirmasi tanpa gejala atau konfirmasi asimptomatik dapat dideteksi. Pendektesian ini penting sekali untuk pemisahan para penderita dengan masyarakat dalam bentuk isolasi mandiri,” kata Juru Bicara (Jubir) GTPP Covid-19 Sumut Whiko Irwan di Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Selasa (8/9/2020).
Whiko menuturkan, semakin banyak sampel yang diperiksa maka kemungkinan penambahan angka kasus positif semakin besar.
Hingga 6 September 2020, GTPP Sumut telah memeriksa 48.190 spesimen, di mana pada tahap awal masa pandemi rata-rata kurang dari 300 spesimen per hari.
Namun saat ini terdapat peningkatan signifikan pengolahan spesimen mulai dari 800-1.000 spesimen per hari.
“Hal ini menunjukkan kinerja Gugus Tugas yang semakin masif dalam mendeteksi penderita-penderita Covid-19 di masyarakat,” katanya.
Untuk penderita yang masih dinyatakan positif Covid-19 atau Covid aktif di Sumut, jumlahnya sebanyak 2.743 orang.
Dari jumlah itu, sebanyak 2.281 orang isolasi mandiri, karena tidak ada gejala dan tidak membutuhkan perawatan rumah sakit. Sisanya 462 orang menjalani perawatan di rumah sakit.
Meski begitu, peningkatan penderita konfirmasi di Sumut tidak banyak mempengaruhi jumlah penderita Covid aktif. Karena temuan penderita baru konfirmasi, selalu dibarengi dengan penderita yang sembuh atau meninggal dunia.
Sementara angka kesembuhan di Sumut sendiri dari hasil pemantauan beberapa pekan terakhir didapatkan peningkatan.
Tercatat 6 September 2020 sebesar 59,66% dibandingkan pekan sebelumnya 57,68%.
Demikian pula dengan angka kematian Covid-19 Sumut terjadi penurunan menjadi 4,4%, mendekati angka nasional di Indonesia 4,1%.
“Angka-angka ini memberikan motivasi bagi kita dalam mengatasi permasalahan kesehatan akibat Covid-19. Tinggal peran kita masing-masing mengaplikasikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujarnya.
(Wen/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/petugas-saat-melakukan-tes-swab-kepada-karyawan-dan-security-pn-medan-di-ruang-cakra-utama.jpg)