Breaking News:

Banyak Lobang dan Tiang Pembatas Hilang, Pengendara Was-was Melintas di Jembatan Titi Pahlawan

Selain jembatan yang berlobang, bagian sisi tiang pengaman jembatan juga turut rusak dengan hilangnya beberapa tiang penyangga.

TRIBUN MEDAN/KARTIKA
KONDISI jembatan di Titi Pahlawan yang sering dilewati truk-truk bermuatan besar rusak parah, Rabu (9/9/2020). 

Tribun-Medan.com, Medan - Jembatan Titi Pahlawan, Jalan Titi Pahlawan, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Medan kondisinya kini rusak parah.

Amatan Tri bun Medan, Rabu (9/9/2020), jalan penghubung ke arah Pelabuhan Belawan ini cukup memprihatinkan dengan terdapat banyak lobang di aspal jembatan.

Tidak hanya itu, kini dari sisi ujung jembatan, sudah mulai tampak konstruksi penyangga jembatan yang seharusnya ditutupi aspal.

Sehingga, jika kendaraan bermuatan besar akan membuat jembatan berguncang hebat.

Menurut pengakuan warga sekitar, Adi, kerusakan telah terjadi sejak enam bulan belakangan.

Pembangunan Jembatan Mangkrak, Mahasiswa dan Warga Unjuk Rasa di Kantor Dinas PUPR Langkat

"Jalan rusak ini mulai dari enam bulan yang lewat mulai parah. Kerusakannya ini mula-mula retak-retak lalu pecah dia karena juga tiap hari dilalui truk bermuatan besar ya jadi hancurlah jalan ini," ungkap Adi kepada Tri bun Medan.

"Kalau masalah resah ya resah karena belum ada perhatian dari pihak Dinas PU mengenai Jalan ini, karena inikan untuk sarana publik ya harusnya diperhatikan," ujarnya.

Adi mengakui bahwa jembatan Titi Pahlawan ini sebagai jalan akses antara Pelabuhan Belawan dan kota Medan sehingga banyak truk-truk dengan muatan besar hilir mudik setiap menitnya.

Kedepannya, Adi juga berharap agar pihak Dinas PU dapat segera memperhatikan tersebut untuk diperbaiki.

"Kita berharap dari pihak pemerintah agar memperhatikan dan melihat sampai sejauh mana kerusakan itu. Karena tiap hari truk besar lewat jadi turut pemicu kerusakan ini," ucap Adi.

TRVAEL: Jembatan Lau Hulung, Hubungkan Dua Wilayah dengan Ketinggian 150 meter di Atas Sungai Buaya

Senada dengan Adi, Rustam Abdillah, pengendara yang melintasi jalan tersebut juga mengaku deg-degan tiap melewati jalan tersebut.

"Deg-degan jugalah kalau lewat jembatan ini. Apalagi di ujung itu udah kebuka aspalnya, kalau bareng sama truk pasti jembatan ini bergetarnya seperti mau rubuh, tolong adalah kita harapkan dari pemerintah. Soalnya ini truk sama pengendara motor seperti kita juga lalu lalang, takutnya suatu saat ambruk pula," tutur Rustam.

Selain jembatan yang berlobang, bagian sisi tiang pengaman jembatan juga turut rusak dengan hilangnya beberapa tiang penyangga di beberapa sisi jembatan. 

Menurut warga sekitar, akibatnya tidak jarang terjadi kecelakaan.(cr13/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved