Sempat Terekam Gempa, Pengamat Sebut Tak Berpengaruh Terhadap Aktivitas Gunung Sinabung

Aktivitas kegempaan yang terekam tadi berbeda dengan kegempaan yang dapat berdampak pada aktivitas Gunung Sinabung.

Tribun Medan/Muhammad Nasrul
Pengamat Gunung Api Sinabung, Armen Putra 

TRI BUN-MEDAN.com, NAMANTERAN - Aktivitas gempa bumi sempat terekam di sekitar Kabupaten Karo, Rabu (9/9/2020).

Menurut data yang diterima dari BMKG Regional I Medan, gempa yang terjadi hari ini terekam sebanyak dua kali dengan kekuatan yang berbeda.

Untuk yang pertama, aktivitas kegempaan yang terjadi sekira pukul 08.58 WIB itu tercatat dengan magnitudo 3,6 Skala Richter (SR).

Untuk pusat gempa sendiri, terdata berada di 15 km Tenggara Kabupaten Karo, dan berada di kedalaman 10 km.

Kemudaian, tak lama berselang sekira pukul 09.04 WIB gempa kembali terekam dengan magnitudo 3,4 SR. Dengan pusat gempa berada di 11 km Tenggara Kabupaten Karo, dan berada di kedalaman 10 km.

Namun, dari dua kali aktivitas gempa ini ternyata tidak berdampak terhadap aktivitas kegempaan vulkanik yang ada di Gunung Sinabung.

Sempat Tenang Sepekan, Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 1000 Meter

Hal ini, diungkapkan  pengamat Gunung Sinabung Armen Putra, saat ditemui di kawasan Kecamatan Namanteran.

"Memang tadi kita mendapatkan informasi ada aktivitas gempa yang terjadi sebanyak dua kali, tapi sejauh ini belum ada berdampak kepada aktivitas Gunung Sinabung," ujar Armen.

Dirinya mengungkapkan, aktivitas kegempaan yang terekam tadi berbeda dengan kegempaan yang dapat berdampak pada aktivitas Gunung Sinabung. Pasalnya, gempa bumi yang terekam tadi merupakan jenis tektonik yang disebabkan oleh pergerakan lempeng bumi. Sedangkan aktivitas kegempaan yang berpengaruh terhadap aktivitas gunung, merupakan gempa vulkanik.

Sinabung Kembali Erupsi, Keluarkan Abu Vulkanik Setinggi 800 Meter di Atas Puncak Gunung

"Tapi ya kalau potensi bisa saja, tapi untuk kegempaan tadi tidak sampai ke dapur magma, sehingga tidak terlalu berpengaruh terhadap aktivitas gunung," katanya.

Namun begitu, Armen mengungkapkan jika aktivitas Gunung Sinabung sampai hari ini masih terus fluktuatif. Untuk itu, dirinya menjelaskan jika potensi erupsi masih terus ada.

Dengan begitu ini, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dan mengikuti arahan yang diberikan oleh pihak terkait. (cr4/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved