Breaking News:

Update Pilkada Serentak di Sumut

Baliho Bapaslon Vantas di Samosir Dibongkar, Tim Pemenangan Protes Anggap Diskriminatif

Satpol PP Samosir membongkar baliho bakal pasangan calon (Bapaslon) bupati dan wakil bupati Samosir 2020, Vandiko Gultom-Martua Sitanggang (Vantas).

TRIBUN MEDAN / HO
Pembongkaran baliho salah satu Bapaslon di Samosir. 

TRIBUN-MEDAN.COM, SAMOSIR - Satpol PP Samosir membongkar sejumlah baliho bakal pasangan calon (Bapaslon) bupati dan wakil bupati Samosir 2020, Vandiko Gultom-Martua Sitanggang (Vantas).

Ketua Tim Pemenangan Vantas, Pahala Tua Simbolon, merasa pembongkaran tersebut diskriminatif.

Sebab, menurut dia, Satpol PP hanya menurunkan baliho dari satu bapaslon.

"Hanya baliho pasangan Vantas yang dibongkar, sehingga kami dirugikan, dan pihak Satpol PP menyurati kami tanpa dasar hukum yang jelas. Padahal baliho yang dibongkar itu berada di jalan nasional, yang tentunya bukan kewenangan Pemkab Samosir, tetapi kewenangan pusat," katanya di Pangururan, Senin (14/9/2020).

Ia mengklaim pasangan Vantas telah mendapatkan izin dari Kementerian PUPR.

Pahala pun mengaku sudah menyurati Satpol

“Baliho pasangan lain tidak ada dibongkar, sehingga kami nilai ini adalah diskriminatif, dan tidak netral," imbuhnya.

Terpisah, Kasatpol PP Pemkab Samosir, Purnamawan Malau, mengatakan, bahwa pengurusan izin reklame merupakan wewenang Pemkab Samosir.

"Izin penyelenggaraan reklame harus diurus izinnya di Pemkab Samosir," katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin.

Purnamawan menyebutkan ada sejumlah baliho yang diturunkan di sepanjang jalan lintas nasional.

"Yang pertama ada enam baliho kita turunkan, sudah kita panggil timnya, tetapi tidak datang, sehingga ada penindakan, karena dipasang di billboard," ujarnya.

(Jun/tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved