Breaking News:

Dipicu karena Sarang Walet, Tiga Pelaku Pembacokan dan Pembakaran Rumah di Nias Ditangkap

Ketiga pelaku juga dikabarkan membakar rumah korban sehingga ketiganya mengalami luka bacok dan luka bakar.

TRI BUN MEDAN/HO
POLISI menangkap tiga pelaku pembacokan dan pembakaran rumah, Selasa (15/9/2020). 

T R I B U N-MEDAN.com, NIAS - Diduga karena persoalan sarang burung Walet, tiga bersaudara di Kabupaten Nias, tega menganiaya satu keluarga yang merupakan merupakan paman, bibi dan ponakannya yang berusia empat tahun dengan parang.

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (13/9/2020), sekitar pukul 02.00 WIB, di Desa Somi, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias.

Tidak hanya penganiayaan, informasi yang dihimpun, ketiga pelaku juga dikabarkan membakar rumah korban sehingga ketiganya mengalami luka bacok dan luka bakar.

Adapun identitas para korban yakni, Matias Zeno Bate’e, istrinya Rosmidar Mendrofa, beserta cucu mereka Alfaro Gabriel Malau.

Sementara, pascakejadian, pihak kepolisian Polsek Gido, Polres Nias berhasil menangkap ketiga pelaku.

KRONOLOGI Imam Masjid Dibacok, Penyebab Pelaku Kesal Gara-gara Kunci Kotak Amal . . .

Adapun identitas para pelaku yakni OP, HRB, serta YB.

Ketiganyanya ditangkap dari lokasi persembunyian di tengah hutan.

Kapolres Nias AKBP Wawan Iriawan mengatakan, usai kejadian, petugas langsung melakukan penyelidikan.

"Atas bantuan informasi warga, ketiga pelaku yang sedang sembunyi di tengah hutan berhasil kami amankan sembilan jam kemudian,” katanya, Selasa (15/9/2020).

Dikatakan Kapolres, untuk pembakaran rumah disertai pembacokan, dialami Matias Zeno Bate’e dan keluarganya tersebut terjadi pada Minggu (13/9/2020), sekitar pukul 02.00 WIB.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved