Breaking News:

Dugaan Kasus Pencabulan, Polisi Kembali Buru Ustaz Taufik Pengurus Tahfiz Quran di Tanjungsari Medan

Pelaku kembali diburu kepolisian usai melakukan aksinya cabulnya kepada santrinya pada Agustus 2020 ini.

TRI BUN MEDAN/VICTORY
KONDISI rumah Tahfiz Quran di Gang kancil, Pasar I Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang usai dilakukan pembongkaran keramik, Selasa (15/9/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Polrestabes Medan tengah memburu Ustaz Haji Taufik Bin Azis pengurus Tahfiz Quran di Gang kancil, Pasar I Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang dalam kasus serupa yaitu pencabulan anak di bawah umur.

Sebelumnya, Ustaz Taufik berhasil lolos dari jeratan hukum pada bulan April 2020 lalu usai berdamai dengan korban meski kasusnya sudah dilimpahkan hingga ke Kejaksaan.

Namun, saat ini pelaku kembali diburu kepolisian usai melakukan aksinya cabulnya kepada santrinya pada Agustus 2020 ini.

"Ada laporan lagi kasus pencabulan masih sidik satu juga korbannya, seorang santrinya juga," tutur Kanit Unit PPA Polrestatabes Medan AKP Madianta Ginting saat dikonfirmasi, Selasa (15/9/2020).

Madianta menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ampun untuk pelaku Ustaz Taufik untuk kedua kali meskipun nantinya akan ada kemungkinan perdamaian.

Sempat Masuk Penjara Kasus Pencabulan, Ustaz Haji Taufik Buat Geger Lagi, Ada Bau Busuk di Rumahnya

"Untuk yang kedua ini kalaupun nanti dia damai, kita enggak beri ampun lagi karena sudah perbuatan berulang. Karena kemarin kita berharap mudah-mudahan dia berubah, rupanya berulang lagi," tegasnya.

Saat ini kondisi di rumah Tahfiz Quran di Gang Kancil tersebut sudah tak berpenghuni dan pascapembongkaran lantai keramik yang diduga adanya mayat terlihat gerbang rumah sudah terlihat miring akibat kekecewaan warga terhadap hasil pencarian kepolisian.

Madianta menyebutkan bahwa pelaku ditahan atas laporan satu orang korbannya yang juga merupakan santri.

"Iya benar, kasus pencabulan anak di bawah umur bukan sodomi. Korbannya satu yang di laporan pertama pada April lalu," jelasnya.

Akhirnya Kamar Diduga Tempat Mayat Ditanam Dibongkar Petugas dan Warga, Heboh Tanjung Sari Medan

Ia menegaskan bahwa berkas pelaku sudah dilimpahkan hingga ke kejaksaan, namun harus ditangguhkan karena sudah dilakukan perdamaian.

"Itu waktu itu berkas sudah kami kirim ke jaksa. Tersangka kita tahan habis itu mereka berdamai dan ditangguhkan waktu itu,"

Lebih lanjut, Madianta menegaskan bahwa pelaku Ustaz telah ditahan satu bulan lebih di ruang tahanan Polrestatabes Medan.

"Lama kita tahan, sampai diproses dikirim ke jaksa berkasnya. Lebih satu bulan ditahan, karena sempat perpanjangan penahanan juga," tuturnya.

Bahkan saat ini, Madianta membenarkan bahwa pelaku juga sedang dilaporkan terkait kasus serupa oleh santrinya sendiri pada bulan Agustus 2020 ini.

Hasil pembongkaran semen keramik rumah Tahfiz Quran Ustaz Haji Taufik di Gang kancil, Pasar I Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang berujung nihil pada Senin (14/9/2020) siang.(vic/tri bun-medan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved