PILKADA MEDAN - CRC Rilis Survei Elektabilitas 2 Bapaslon Wali Kota Medan

survei mengenai elektabilitas dua Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Salomo Tarigan
t r ibunnews.com
ilustrasi Pilkada serentak 2020 

Laporan Wartawan T r ibun-Medan.com/Liska Rahayu

T R IBUN-MEDAN.com, MEDAN - City Research Center (CRC) merilis hasil survei mengenai elektabilitas dua Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan.

Dari hasil survei, CRC menyebut elektabilitas petahana Akhyar Nasution berada di atas Bobby Nasution.

Kendati demikian, selisih hasil survei keduanya tidak berbeda jauh, yakni 98,25 persen untuk petahana dan Bobby 97,25 persen.

"Tingkat elektabilitas Bapaslon Akhyar - Salman lebih unggul dengan presentase 35 persen, sedangkan Bobby - Aulia 29,25 persen," ujar Direktur Riset CRC Ara Auza, Selasa (15/9/2020).

Bobby-Aulia dan Akhyar-Salman saling berinteraksi saat bertemu sebelum tes psikologi di Santika Dyandra Hotel, Selasa (8/9/2020).
Bobby-Aulia dan Akhyar-Salman saling berinteraksi saat bertemu sebelum tes psikologi di Santika Dyandra Hotel, Selasa (8/9/2020). (istimewa/t r ibun-medan.com)

Sedangkan persepsi masyarakat mengenai Wali Kota Medan ke depan, kata dia, Akhyar Nasution juga masih unggul yakni 85,25 persen dan Bobby 77,50 persen.

"Sedangkan tingkat keterpilihan Akhyar - Salman 35.00 persen dan Bobby-Aulia 29.25 persen, namun yang tidak menjawab 35.75 persen," terangnya.

Meski begitu, ia mengaku sebesar 64,25 persen warga Medan tidak puas dengan kinerja Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

Di mana, ketidakpuasan itu dikarenakan kemacetan 28 persen, keamanan dan ketertiban 21 persen dan harga kebutuhan pokok yang mahal 20 persen.

Ara mengatakan, survei ini dilakukan pada 7 - 11 September 2020 lalu, atau setelah masa pendaftaran bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Medan pada 4 - 6 September 2020.

"Survei ini dilakukan sebagai sumbangan kepada warga Medan untuk menghasilkan pemimpin yang baik. Survei ini terdiri dari 15 kecamatan di kota Medan," katanya.

Sebelumnya Medan Institute For Democracy (MIDE) mengeluarkan hasil survei untuk kandidat di Pilkada Medan 2020.

Survei ini melibatkan 1.000 responden serta menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error 3 persen.

Survei dilakukan tepatnya dalam periode 12-16 Agustus di seluruh kecamatan di Kota Medan.

Dalam survei yang dilakukan sebelum adanya kepastian paslon yang akan diusung oleh partai-partai politik peserta pilkada ini terungkap tingginya popularitas dan elektabilitas bakal calon wali kota Bobby Nasution dibanding sejumlah nama lain yang saat itu berpotensi menjadi rivalnya seperti petahana Akhyar Nasution serta Ihwan Ritonga, Salman Alfarisi, Maruli Siahaan, Hasyim dan lain-lainnya.

Hasilnya, untuk tingkat popularitas bakal calon wali kota dalam survei MIDE yang tertinggi adalah Bobby Nasution 90,9%, mengalahkan kandidat lain seperti Akhyar Nasution 64,5% dan Salman Alfarisi 29,1%.

(yui/T R IBUN-MEDAN.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved